Pengaruh Kualitas Pengungkapan CSR melalui Media Sosial terhadap Kepercayaan Investor Ritel dan Persepsi Nilai Perusahaan di Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas pengungkapan Corporate
Social Responsibility (CSR) melalui media sosial terhadap kepercayaan investor
ritel dan persepsi nilai perusahaan di pasar modal Indonesia. Meningkatnya
penggunaan media sosial sebagai saluran komunikasi CSR menimbulkan
pertanyaan apakah pengungkapan tersebut benar-benar membangun kepercayaan
investor atau hanya sekedar greenwashing. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Data dikumpulkan melalui
kuesioner online dari 277 investor ritel Indonesia yang memiliki pengalaman
berinvestasi dan pernah terpapar informasi CSR perusahaan di media sosial, yang
dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Partial Least
Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan aplikasi SmartPLS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pengungkapan CSR melalui media
sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan investor ritel (t-
statistik = 14.707; p-value = 0.000) dan persepsi nilai perusahaan (t-statistik =
20.762; p-value = 0.000), menjelaskan 50.7% varian kepercayaan investor dan
61.1% varian nilai perusahaan yang dirasakan. Temuan ini mendukung teori sinyal
dan teori pemangku kepentingan, yang menunjukkan bahwa pengungkapan CSR
yang informatif, transparan, dan kredibel di media sosial berfungsi sebagai sinyal
positif yang memperkuat kepercayaan investor ritel dan membentuk persepsi yang
lebih baik terhadap nilai perusahaan. Hasilnya menyiratkan bahwa perusahaan dan
regulator pasar modal perlu meningkatkan kualitas dan transparansi komunikasi
CSR digital.
Collections
- Management [5688]
