| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh effort expectancy, social
influence, price value, dan hedonic motivation terhadap Behavioral Intention terkait
adopsi teknologi e-commerce di kalangan konsumen produk Aerostreet. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan purposive sampling untuk
mensurvei 150 responden di Indonesia yang sebelumnya telah membeli produk
Aerostreet melalui e-commerce. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert
enam poin dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation
Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa effort expectancy tidak
memengaruhi Behavioral Intention karena mayoritas konsumen kini terbiasa
menggunakan teknologi digital dan platform e-commerce, sehingga kemudahan
penggunaan bukan lagi faktor utama yang menentukan niat mereka untuk
menggunakannya. Hasil mengenai price value tidak memiliki dampak signifikan
karena konsumen lebih menghargai pengalaman teknologi yang menawarkan
kepuasan, eksklusivitas, dan kenyamanan; akibatnya, biaya bukan lagi faktor utama
dalam menentukan niat mereka untuk menggunakan e-commerce. Lebih lanjut,
hedonic motivation tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Behavioral Intention
karena pengguna lebih fokus pada manfaat fungsional daripada aspek hiburan. Temuan
bahwa social influence memiliki efek positif dan signifikan terhadap Behavioral
Intention menegaskan bahwa pengaruh sosial seperti rekomendasi dari teman,
keluarga, influencer, dan ulasan pengguna lain dapat membentuk keyakinan dan
persepsi positif konsumen terhadap platform e-commerce. Secara praktis, Aerostreet
perlu terus mengoptimalkan strategi pemasaran berbasis pengaruh sosialnya. Penelitian
lebih lanjut disarankan menggunakan desain penelitian longitudinal untuk
mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang niat perilaku konsumen terkait
penggunaan e-commerce. | en_US |