| dc.description.abstract | Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah pertama untuk Mengetahui
apakah ada nilai-nilai toleransi dalam mata pelajaran PAI di SDN 34 Kaur, kedua
Mengetahui bagaimana cara guru menanamkan nilai-nilai toleransi beragama
dalam mata pelajaran PAI di SDN 34 Kaur, dan ketiga untuk Mengetahui Apa saja
faktor pendukung dan penghambat dalam penanaman nilai-nilai toleransi beragama
yang dilakukan guru dalam mata pelajaran PAI di SDN 34 Kaur. Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai-nilai toleransi beragama di
sekolah dasar supaya tidak ada lagi terjadi permasalah seperti pembullyan,
penghinaan, perkelahian, serta semua masalah yang disebabkan oleh perbedaan
agama di lingkungan sekolah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
studi kasus, berlokasi di Jl. Lintas Barat Sumatra, Desa Batu Lungun, Kecamatan
Nasal, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu. Jumlah informan penelitian adalah 13
orang yang terdiri dari kepala sekolah, 2 guru PAI, serta 9 siswa dan 1 siswi yang
dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini
menggunakan teknik keabsahan data dengan triangulasi sumber. Data yang
diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis tematik untuk
mengidentifikasi, menganalisis, dan melaporkan tema-tema atau pola-pola.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SDN 34 Kaur ada nilai-nilai
toleransi meliputi rasa menghargai, menghormati, menyayangi, dan bermain
bersama tanpa membedakan agama, serta menjaga kenyamanan teman yang
beribadah sesuai keyakinannya. Cara guru menanamkan nilai-nilai toleransi antara
lain mengadakan kegiatan keagamaan, menasehati siswa/siswi, memberikan contoh
teladan, mengadakan aturan tentang toleransi, serta mengadakan kegiatan kerja
sama. Adapun faktor pendukung dalam penanaman nilai-nilai toleransi meliputi
fasilitas sekolah, adanya guru honorer dan buku sesuai agama, dan kebijakan
sekolah. Faktor penghambat dalam penanaman nilai-nilai toleransi yaitu
keterbatasan waktu dan buku yang baru tersedia untuk pendidik. | en_US |