Show simple item record

dc.contributor.authorKoestanto, Anisha
dc.date.accessioned2026-08-03T08:44:35Z
dc.date.available2026-08-03T08:44:35Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/65509
dc.description.abstractPenelitian empiris ini dimaksudkan untuk mengetahui : Untuk mengetahui penerapan standar pengendalian kualitas yang ditetapkan perusahaan terhadap produk-produk yang dihasilkan dan Untuk mengetahui penyebab kerusakan yang terjadi terhadap produk yang dihasilkan dan perbaikan yang efektif yang dilakukan perusahaan dalam meningkatkan kualitas produk Populasi dalam penelitian ini adalah produk yang dihasilkan perusahaan Candi Agung berupa kayu lapis. Sampel pada penelitian ini hasil produksi kayu perusahaan Candi Agung pada bulan Oktober 2014 sebanyak 5 lembar kayu pada waktu penelitian 20 hari kemudian di ukur panjang, lebar dan tebalnya. Variabel dari penelitian ini adalah produk yang sesuai dengan standar kualitas dan produk yang tidak sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan perusahaan. Produk yang sesuai adalah produk yang memenuhi standar kualitas yaitu jika produk yang diproduksi sesuai dengan standar kualitas yang ditentukan perusahaan. Produk cacat adalah produk yang tidak sesuai dengan standar perusahaan dikarenakan terdapat kesalahan atau kerusakan sehingga tidak layak untuk dipasarkan kepada konsumen. Analisis data yang digunakan adalah analisis X-Chart dan analisis P-Chart. Hasil analisis data menunjukkan bahwa : Dengan menggunakan analisis X -Chart, maka dari penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa produksi seragam selama penelitian jumlah produk yang cacat dengan standar perusahaan kurang dari 5%, maka produksi kayudalam keadaan terkendali kecuali pada hasil produksi pada lebardan tebal kayu yang masih mengalami produk cacat diatas batas tolerasi yang ditentukan. Dengan menggunakan analisis P-Chart, maka dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh nilai produk cacat sebesar 0.6%, sedangkan standar produk yang masih dapat diterima yang ditetapkan oleh perusahaanadalah sebesar 5% maka dapat dinyatakan kapabilitas proses produksi sudah berjalan baik, sehingga mampu menjelaskan bahwa kapabilitas proses sudah mampu memenuhi spesifikasi batas toleransi yang diinginkan perusahaan. Dengan menggunakan diagram Ishikawa (diagram sebab akibat), diketahui faktor yang menyebabkan cacat produk. Penyebab pertama terjadinya produk cacat dikarenakan oleh manusianya sendiri yang motivasinya kurang, pengetahuan dan ketrampilan kurang, dan semangat tidak stabil. Kemudian penyebab yang kedua adalah metode kerja meliputi : pola produksi, dan jadwal yang tidak tetap, selanjutnya penyebab yang ketiga adalah mesin meliputi mesin manual, umur peralatan dan seting mesin berubah. Penyebab yang terakhir adalah sulitnya mencari bahan baku yang berkualitas.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKualitas,en_US
dc.subjectProduk,en_US
dc.subjectPengawasan.en_US
dc.titleEvaluasi Pengawasan Kualitas Produk Kayu Lapis pada Perusahaan Candi Agung Temanggungen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM11311596


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record