• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Resepsi Masyarakat Lokal terhadap Citra Kuta Mandalika Melalui Konten TikTok. (Skripsi Sarjana).

    Thumbnail
    View/Open
    22321187.pdf (16.39Mb)
    Date
    2026
    Author
    Hapsah, Rahmi Samultyana
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah mempengaruhi pembentukan citra destinasi wisata melalui konten visual yang tersebar secara cepat dan masif. Kuta Mandalika sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata menjadi salah satu destinasi yang banyak direpresentasikan melalui konten TikTok, mulai dari panorama pantai, budaya lokal, hingga event internasional seperti MotoGP. Namun demikian, representasi yang ditampilkan di media sosial tidak selalu sepenuhnya sesuai dengan realitas yang dialami masyarakat lokal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana resepsi masyarakat lokal terhadap citra Kuta Mandalika melalui konten TikTok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Analisis penelitian menggunakan teori resepsi Stuart Hall melalui model encoding-decoding untuk melihat posisi pembacaan audiens terhadap pesan media, serta pemikiran David Morley untuk memahami pengaruh pengalaman sosial dan konsumsi media terhadap proses pemaknaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan masyarakat lokal Kuta Mandalika yang aktif menggunakan TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan berada pada posisi dominant dengan menerima representasi Kuta Mandalika sebagai kawasan wisata yang indah, modern, dan berkembang. Sementara itu, beberapa informan berada pada posisi negotiated karena menyadari bahwa konten TikTok lebih banyak menampilkan sisi estetis kawasan wisata dan tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi sosial masyarakat lokal. Penelitian ini tidak menemukan posisi oppositional karena secara umum masyarakat tetap menerima representasi Mandalika sebagai citra positif yang menguntungkan sektor pariwisata. Faktor yang mempengaruhi resepsi informan meliputi pengalaman konsumsi media, intensitas penggunaan TikTok, paparan algoritma FYP, serta kedekatan informan terhadap kawasan wisata Mandalika.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/65054
    Collections
    • Communication [1517]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV