• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Public Notary
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Public Notary
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Margin Tetap dan Agunan Pada Pembiayaan Syariah: Tinjauan dari Prinsip Ridha dan Adl (Studi pada Platform Digital Perbankan Syariah)

    Thumbnail
    View/Open
    23921083.pdf (2.019Mb)
    Date
    2026
    Author
    Daniswara, Ananda Harfa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Transformasi digital perbankan syariah Indonesia telah menghadirkan platform pembiayaan berbasis teknologi informasi seperti salamdigital.bankbsi.co.id yang menawarkan produk BSI KUR dan BSI Usaha Mikro. Platform ini menerapkan sistem margin tetap berbasis plafond yang bersifat non-negotiable serta mensyaratkan agunan tanpa menyediakan kriteria detail di tahap pra-akad digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian praktik tersebut dengan prinsip ridha (kerelaan) dan adl (keadilan) dalam muamalah syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif dengan pendekatan konseptual dan peraturan perundang-undangan, menggunakan data primer berupa analisis konten platform salamdigital.bankbsi.co.id, serta data sekunder berupa Fatwa UU, DSN-MUI, POJK, dan literatur fikih muamalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem margin tetap secara substantif mereduksi ridha hakiki karena menghilangkan ruang musyawarah dan negosiasi, sehingga menciptakan ridha formalistik dalam dinamika take it or leave it. Dari sisi keadilan, margin yang digeneralisasi berdasarkan plafond mengabaikan heterogenitas risiko objek pembiayaan dan melanggar kaidah al-kharaj bi al-dhaman serta prinsip al-ghurmu bil-ghunmi. Sementara itu, mekanisme penetapan dan penilaian agunan telah memenuhi standar regulasi dan prinsip kehati-hatian, namun ketiadaan kriteria umum di platform menimbulkan asimetri informasi yang berpotensi menjadi gharar yasir dan melemahkan informed consent. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan sistem kategorisasi risiko objek pembiayaan serta penambahan kriteria umum agunan pada platform untuk memperkuat keselarasan antara efisiensi digital dan nilai-nilai substantif syariah.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/64892
    Collections
    • Master of Public Notary [174]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV