| dc.description.abstract | Banyak sumber data yang mengemukakan bahwa masih sedikit jumlah perempuan yang menekuni profesi sebagai jurnalis surat kabar harian. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat pekerjaan ini identik dengan proses yang panjang, rumit, melelahkan dan penuh resiko, serta dipandang berat dan membebani, terutama bagi seorang perempuan yang sudah menikah. Maka penelitian ini dirasa perlu dilakukan untuk mengetahui bentuk motivasi yang ada dalam diri perempuan jurnalis yang bekerja di surat kabar harian dan pemberian teknik pemotivasian yang tepat bagi mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Yang menjadi objek penelitian adalah perempuan jurnalis yang bekerja di surat kabar harian Kedaulatan Rakyat, Bernas Jogja, Radar Jogja dan pihak manajemen SDM/Personalia perusahaan yang bersangkutan. Untuk menguji kredibilitas data kualitatif yang disampaikan dengan deskriptif ini digunakan triangulasi dan member check, serta dilakukan uji transferabilitas. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa motivasi yang berada di dalam diri perempuan yang membuat mereka mengambil keputusan menjadi jurnalis adalah menyalurkan hobi, mencari pekerjaan yang membawa mereka pada tantangan dan „kerja cerdas‟, memberikan kesempatan untuk berprestasi dan memimpin, ingin bekerja sambil beramal dengan cara menulis berita yang informatif. Dari segi pemotivasian, meskipun masih ditemukan sedikit kekurangan, namun secara umum perusahaan telah mampu memberikan teknik pemotivasian yang tepat bagi para perempuan jurnalis, yakni melalui pemberian kerja yang menantang dan tanggung jawab lebih, kesempatan mengikuti pelatihan, kesempatan berprestasi, dan jenjang karir. Penelitian ini juga menjelaskan bahwa seorang perempuan jurnalis dapat termotivasi untuk lebih memaksimalkan potensi yang mereka miliki dan berpartisipasi aktif bagi pengembangan manajemen organisasi ketika perusahaan mampu memberikan teknik pemotivasian yang tepat dan penghargaan diri. | en_US |