| dc.description.abstract | Perceived innovativeness merupakan persepsi terhadap tingkat kebaruan dan
pembaruan dalam suatu usaha yang berperan penting dalam meningkatkan kinerja
kewirausahaan. Dalam konteks UMKM perempuan, inovasi tidak hanya
dipengaruhi oleh faktor eksternal, tetapi juga oleh faktor internal dan pola
kepemimpinan yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh
self-leadership, shared-leadership, dan opinion-leadership terhadap perceived
innovativeness, serta menguji peran perceived innovativeness dalam memediasi
pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap entrepreneurial performance pada
pelaku UMKM perempuan di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan melibatkan 113 responden. Analisis data menggunakan Partial
Least Square (PLS) dengan bantuan software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa: (1) self-leadership berpengaruh positif dan signifikan
terhadap perceived innovativeness, (2) shared-leadership berpengaruh positif dan
signifikan terhadap perceived innovativeness, (3) opinion-leadership tidak
berpengaruh signifikan terhadap perceived innovativeness, (4) perceived
innovativeness berpengaruh positif dan signifikan terhadap entrepreneurial
performance, (5) perceived innovativeness secara signifikan memediasi pengaruh
self-leadership dan shared-leadership terhadap entrepreneurial performance, serta
(6) perceived innovativeness tidak memediasi pengaruh opinion-leadership
terhadap entrepreneurial performance. Berdasarkan hasil tersebut, dapat
disimpulkan bahwa peningkatan kinerja kewirausahaan pada pelaku UMKM
perempuan lebih dipengaruhi oleh faktor internal dan kolaboratif dibandingkan oleh
pengaruh opini eksternal, sehingga pelaku usaha perlu memperkuat kemampuan
self-leadership dan shared-leadership untuk mendorong inovasi dalam usaha. | en_US |