| dc.description.abstract | Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh ekspektasi kinerja,
ekspektasi usaha, pengaruh sosial, kondisi pendukung, dan literasi fintech terhadap
niat serta perilaku penggunaan QRIS dalam transaksi harian. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran
kuesioner kepada 209 responden yang telah menggunakan QRIS. Teknik analisis
data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling berbasis Partial Least
Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh sosial dan
literasi fintech berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat penggunaan QRIS,
sedangkan ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, dan kondisi pendukung tidak
berpengaruh signifikan terhadap niat penggunaan. Selanjutnya, niat penggunaan
terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku penggunaan QRIS
dalam transaksi sehari-hari. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor sosial dan
kemampuan kognitif pengguna, khususnya literasi fintech, menjadi determinan
utama dalam mendorong niat penggunaan QRIS, sementara faktor teknologi seperti
manfaat dan kemudahan penggunaan cenderung tidak lagi menjadi pertimbangan
utama dalam konteks adopsi yang semakin matang. Penelitian ini memberikan
kontribusi dengan menunjukkan bahwa perluasan model UTAUT melalui
penambahan literasi fintech dapat meningkatkan pemahaman terhadap perilaku
adopsi teknologi finansial, serta menjadi referensi bagi pemangku kebijakan dalam
merancang strategi peningkatan penggunaan QRIS melalui edukasi dan
peningkatan literasi digital masyarakat. | en_US |