| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran work life balance sebagai mekanisme
adaptasi pegawai dalam menghadapi beban kerja untuk meningkatkan produktivitas
sumber daya manusia di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan
Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan
teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.
Informan penelitian berjumlah lima orang pegawai yang dipilih berdasarkan masa kerja
dan unit kerja untuk memperoleh perspektif yang beragam. Analisis data dilakukan
menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data,
penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data melalui
triangulasi dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja
pegawai secara umum berada dalam kategori terkendali dan proporsional, meskipun
pada periode tertentu terjadi peningkatan intensitas kerja dan tekanan waktu. Dalam
menghadapi kondisi tersebut, pegawai menerapkan work life balance sebagai bentuk
adaptasi melalui pengelolaan waktu, penentuan prioritas kerja, serta dukungan sosial
dari pimpinan dan rekan kerja. Penerapan keseimbangan waktu, keterlibatan, dan
kepuasan terbukti membantu pegawai menjaga fokus, motivasi, serta kualitas kerja.
Dengan demikian, work life balance berperan penting dalam mempertahankan
stabilitas produktivitas sumber daya manusia meskipun terdapat fluktuasi beban kerja.
Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi organisasi dalam merumuskan
kebijakan pengelolaan sumber daya manusia yang lebih berorientasi pada
keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi guna mendukung kinerja yang
berkelanjutan. | en_US |