• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Komunikasi Pemberdayaan untuk Pengembangan Kompetensi Siswa Sekolah Inklusif di Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    22321232.pdf (3.425Mb)
    Date
    2026
    Author
    Husaini, Muhammad Fakhry
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pendidikan inklusif di Yogyakarta menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan penyeleggaraan dengan kebutuhan nyata pengembangan kompetensi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Meskipun sistem pendidikan inklusif telah diterapkan, praktik di lapangan masih menghadapi tantangan dalam membangun komunikasi yang efektif dan kolaboratif antara kepala sekolah, guru, dan orang tua. Dalam konteks ini, komunikasi pemberdayaan menjadi pendekatan penting untuk menjembatani kebutuhan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika komunikasi pemberdayaan serta menganalisis strategi yang digunakan oleh stakeholder pendidikan dalam mengembangan kompetensi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), khusus di SD Tumbuh 1 Yogyakarta dan SD Negeri 1 Salakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Objek penelitian adalah SD Tumbuh 1 Yogyakarta dan SD Negeri 1 Salakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan 2 kepala sekolah, 3 guru, dan 1 orang tua. Teknik analisis data menggunakan model analisis Miles Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian, dan memverifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika komunikasi pemberdayaan terbentuk melalui interaksi dialogis yang menekankan pada pemahaman karakter individu siswa, pemberian afirmasi, serta keterlibatan aktif orang tua dalam proses pendidikan. Strategi komunikasi pemberdayaan diwujudkan melalui pendekatan pembelajaran reflektif, program kolaboratif, serta penciptaan ruang ekspresi yang mendorong kepercayaan diri dan kompetensi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Temuan tersebut merefleksikan konsep dialogis dalam teori Paulo Freire yang menekankan komunikasi sebagai proses pembebasan, serta selaras dengan tangga partisipasi Arnstein yang menunjukkan pergeseran partisipasi dari tahap tokenism menuju kemitraan aktif. Dengan demikian, komunikasi pemberdayaan tidak hanya berfungsi sebagai sarana interaksi, tetapi juga sebagai strategi transformasional dalam membangun pendidikan inklusif yang partisipatif dan berkelanjutan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/64014
    Collections
    • Communication [1460]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV