| dc.description.abstract | Pesatnya perkembangan teknologi keuangan, yang disertai dengan meningkatnya
gaya hidup konsumtif di kalangan mahasiswa, telah meningkatkan risiko perilaku
pengelolaan keuangan yang tidak bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk
mengkaji determinan responsible financial management behavior pada mahasiswa
di Yogyakarta, dengan berfokus pada financial knowledge, financial attitude, dan
internal locus of control, serta financial risk tolerance sebagai variabel moderasi.
Pendekatan kuantitatif digunakan dengan teknik purposive sampling yang
melibatkan 230 mahasiswa berusia 18–25 tahun. Data dianalisis menggunakan
Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa financial knowledge, financial attitude, dan
internal locus of control berpengaruh positif dan signifikan terhadap responsible
financial management behavior, yang mengindikasikan bahwa mahasiswa dengan
pengetahuan keuangan yang lebih tinggi, sikap keuangan yang positif, dan
pengendalian internal yang kuat cenderung mengelola keuangan secara lebih
bertanggung jawab. Selain itu, financial risk tolerance secara signifikan
memoderasi dan memperkuat hubungan antara financial attitude dan responsible
financial management behavior, namun tidak memoderasi hubungan yang
melibatkan financial knowledge dan internal locus of control. Temuan ini
menegaskan pentingnya peningkatan pengetahuan keuangan, pembentukan sikap
keuangan yang positif, serta penguatan internal locus of control guna mendorong
perilaku pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab di kalangan mahasiswa. | en_US |