| dc.description.abstract | Anggaran memainkan peran penting dalam memastikan pelaksanaan kegiatan
organisasi berjalan sukses karena berfungsi sebagai alat untuk perencanaan,
pengendalian, dan evaluasi kinerja. Dalam sektor publik, Laporan Realisasi
Anggaran (LRA) merupakan instrumen penting untuk menilai keberhasilan
pelaksanaan rencana kerja berdasarkan konsep Value for Money, yaitu keselarasan
antara hasil yang dicapai dengan penggunaan sumber daya yang efisien, dan
efektif. Prinsip ini diharapkan dapat membantu instansi pemerintah dalam
melaksanakan kebijakan yang sejalan dengan prinsip-prinsip Good Governance.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas dan efisiensi
penyerapan anggaran di Bidang Keuangan (Bidkeu) Kepolisian Daerah Jawa
Tengah untuk Tahun Anggaran 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan
deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data primer yang diperoleh melalui
observasi dan wawancara singkat darisitu diperoleh data berupa Laporan Realisasi
Anggaran (LRA) dan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Analisis
dilakukan menggunakan metode perbandingan rasio perbandingan efektivitas dan
rasio perbandingan efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat
efektivitas anggaran secara keseluruhan berada dalam kategori sangat efektif
dengan pencapaian 391%, sementara tingkat efisiensi berada dalam kategori cukup
efisien dengan nilai 99%. Berdasarkan klasifikasi jenis belanja, efektivitas belanja
pegawai sebesar 88% (cukup efektif), belanja barang sebesar 152% (sangat efektif),
dan belanja modal belum dapat diukur karena belum dianggarkan (not defined)
dalam DIPA. Di sisi lain, dalam hal efisiensi, ketiga jenis belanja menunjukkan
kriteria serupa dengan nilai 100%, 98%, dan 100%, masing-masing dikategorikan
sebagai cukup efisien. Analisis lebih lanjut terhadap pos belanja dengan tingkat
penyerapan di bawah 90% menunjukkan bahwa sebagian besar di antaranya telah
menunjukkan kinerja yang efektif dan cukup efisien. | en_US |