Show simple item record

dc.contributor.authorFitriana, Novia
dc.date.accessioned2026-06-20T06:04:13Z
dc.date.available2026-06-20T06:04:13Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/63570
dc.description.abstractPenelitian ini membahas perlindungan hukum bagi kreditur pemegang Hak Tanggungan atas objek jaminan yang disengketakan serta upaya hukum yang dapat ditempuh ketika objek berada dalam penguasaan pihak lain. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Analisis dilakukan melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 4 tahun 1996 tentang Hak Tanggungan memberikan perlindungan hukum melalui kedudukan preferen, sifat droit de suite, serta hak eksekutorial yang melekat pada Sertifikat Hak Tanggungan. Namun, sengketa atas objek jaminan dapat menghambat pelaksanaan hak kreditur. Dalam kondisi tersebut, wanprestasi menjadi titik uji yang mengaktifkan hak eksekutorial, sementara langkah litigasi melalui gugatan atau menghadapi perlawanan pihak ketiga dapat ditempuh untuk menegaskan kedudukan kebendaan kreditur dan membuka jalan bagi eksekusi. Dengan demikian, eksekusi Hak tanggungan merupakan upaya hukum yang dalam mewujudkan kepastian pelunasan piutang sekaligus mencerminkan keunggulan jaminan kebendaan yang terdaftar. Saran penelitian ini menekankan pentingnya optimalisasi mekanisme eksekusi agar perlindungan hukum bagi kreditur tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga efektif dalam praktik.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPerlindungan Hukumen_US
dc.subjectKredituren_US
dc.subjectHak Tanggunganen_US
dc.titlePerlindungan Hukum Kreditur Pemegang Hak Tanggungan Atas Objek Jaminan yang disengketakanen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM23921114


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record