| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris pengaruh
simultan dan parsial dari enam variabel independen—Kualitas Pelayanan, Promosi,
Literasi Keuangan, Skema Kredit, Suku Bunga, dan Referensi Orang Terdekat—
terhadap Keputusan Kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada
Bank Kalsel. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode survei dengan
menyebarkan kuesioner kepada 160 pelaku UMKM di Kalimantan Selatan yang
merupakan nasabah aktif Bank Kalsel. Data yang terkumpul kemudian diolah dan
dianalisis menggunakan metode Regresi Berganda, dengan uji signifikansi (uji F
dan uji t) untuk menentukan signifikansi model dan variabel, serta pengujian
Koefisien Determinasi (R-squared) untuk mengukur kontribusi total variabel
independen. Dengan memahami hubungan sebab-akibat ini, penelitian ini berupaya
memberikan rekomendasi strategis yang terstruktur kepada manajemen Bank
Kalsel untuk meningkatkan efektivitas penyaluran kredit UMKM.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada hubungan variable bebas terhadap
varaibel terikat yaitu Keputusan kredit UMKM pada Bank Kalsel diketahui variable
Literasi Keuangan, Skema Kredit UMKM dan Suku Bunga Kredit, memiliki
hubungan signifikan dan positif. Sedangkan Kualitas Pelayanan dan Promosi
signifikan namun negatif. Serta adanya hubungan negative dan tidak signifikan
pada variable Referensi Orang Terdekat. Temuan kunci ini mengimplikasikan
bahwa Bank Kalsel harus mengalihkan fokus dari strategi yang bergantung pada
referensi pasif atau sekadar penawaran suku bunga kompetitif, menjadi investasi
aktif pada kualitas produk dan edukasi. Implikasi strategis mendorong Bank Kalsel
untuk meningkatkan Literasi Keuangan bagi UMKM, mengoptimalkan Skema
Kredit UMKM yang fleksibel (seperti menyesuaikannya dengan siklus
panen/penjualan), serta memperkuat komunikasi promosi untuk memastikan
keunggulan layanan dan skema kredit disampaikan secara efektif kepada calon
nasabah. | en_US |