Niat Mengurangi Pemborosan Makanan di DI Yogyakarata: Pengaruh Kesadaran, Tanggung Jawab, Norma, dan Kontrol Perilaku
Abstract
Penelitian ini mengkaji niat rumah tangga untuk mengurangi pemborosan
makanan di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan menguji pengaruh kesadaran,
tanggung jawab pribadi, norma sosial, dan kontrol perilaku yang dipersepsikan
dalam perspektif TPB dan NAM. Survei potong lintang dilakukan terhadap rumah
tangga di Yogyakarta menggunakan kuesioner terstruktur. Data dianalisis dengan
statistik deskriptif dan regresi linier berganda menggunakan SPSS untuk
memperkirakan efek parsial dan simultan. Hasil deskriptif menunjukkan bahwa
niat untuk mengurangi pemborosan makanan, kesadaran, tanggung jawab pribadi,
norma sosial, dan kontrol perilaku yang dipersepsikan secara umum tinggi, yang
menunjukkan kesiapan yang kuat untuk menerapkan praktik manajemen makanan
yang lebih berkelanjutan. Model regresi signifikan dengan nilai F 53.266 dan nilai
p di bawah 0.001. Koefisien determinasi adalah 0.448, yang berarti keempat
prediktor menjelaskan 44,8 persen variansi dalam niat. Setiap variabel memiliki
efek parsial yang positif dan signifikan dengan nilai t masing-masing 3.907 untuk
kesadaran, 4.418 untuk tanggung jawab, 4.048 untuk norma sosial, dan 8.154
untuk kontrol perilaku yang dipersepsikan. Kontrol perilaku yang dipersepsikan
merupakan prediktor yang paling dominan dengan nilai beta 0.390.
Collections
- Management [5688]
