Pengaruh Servant Leadership terhadap Organizational Citizenship Behavior dari Perspektif Islami melalui Kepuasan Kerja dan Kecerdasan Emosional sebagai Variabel Mediasi (Studi pada MtsN di Sleman, Yogyakarta)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh servant leadership terhadap
organizational citizenship behavior (OCB) dalam perspektif Islam dengan kecerdasan
emosional dan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini dilakukan pada
pegawai Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di Kabupaten Sleman, Indonesia.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode
survei. Data penelitian diperoleh dari 112 responden melalui penyebaran kuesioner
terstruktur dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial
Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa servant leadership tidak
berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap OCB.
Temuan ini mengindikasikan bahwa perilaku ekstra peran dalam lembaga
pendidikan Islam lebih banyak dipengaruhi oleh motivasi intrinsik dan nilai-nilai spiritual.
Namun demikian, servant leadership berpengaruh positif dan signifikan terhadap
kepuasan kerja dan kecerdasan emosional, yang keduanya terbukti mampu meningkatkan
OCB. Analisis mediasi menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berperan sebagai
variabel mediasi yang signifikan dalam hubungan antara servant leadership dan OCB,
sedangkan kepuasan kerja tidak berperan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini
menegaskan pentingnya pengembangan kecerdasan emosional sebagai mekanisme utama
dalam mendorong perilaku sukarela, prososial, dan berbasis nilai dalam konteks
kepemimpinan Islam. Secara teoretis, penelitian ini memberikan kontribusi empiris
terhadap pengembangan literatur mengenai OCB berbasis Islam. Secara praktis, hasil
penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengelolaan sumber
daya manusia di lembaga pendidikan berbasis keagamaan.
Collections
- Management [5420]
