Studi Kualitatif pada Motivasi dan Pengalaman Menabung Nasabah di PT. BRI Kantor Cabang Pembantu Dipenegoro Semarang
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam motivasi dan
pengalaman menabung nasabah di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor
Cabang Pembantu (KCP) Diponegoro Semarang. Latar belakang penelitian ini
didasari oleh adanya fluktuasi simpanan nasabah yang tidak sepenuhnya dapat
dijelaskan melalui data kuantitatif, sehingga diperlukan pendekatan kualitatif untuk
menggali makna, pertimbangan, serta pengalaman subjektif nasabah dalam aktivitas
menabung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan unit
analisis individu, yaitu nasabah BRI KCP Diponegoro. Data dikumpulkan melalui
wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap empat orang nasabah yang
dipilih secara purposive sampling, dengan latar belakang pekerjaan dan durasi
menjadi nasabah yang beragam. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles
dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi menabung nasabah bersifat
dualistik, yaitu kombinasi antara motivasi intrinsik berupa pengendalian diri,
kebutuhan dana darurat, dan orientasi masa depan, serta motivasi ekstrinsik seperti
pengaruh keluarga dan kebutuhan administratif. Faktor utama yang dipertimbangkan
nasabah dalam memilih BRI adalah aksesibilitas layanan, khususnya jangkauan ATM
dan kemudahan layanan digital melalui BRImo. Dari sisi pengalaman menabung,
layanan digital dinilai memberikan kemudahan dan efisiensi, sementara layanan tatap
9
muka masih menghadapi kendala berupa antrean yang panjang dan kekhawatiran
terhadap keamanan transaksi. Selain itu, nasabah menyampaikan harapan agar BRI
dapat mengembangkan produk yang lebih adaptif terhadap kondisi ekonomi dan
kebutuhan segmen nasabah tertentu.
Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi BRI KCP Diponegoro dalam
meningkatkan efisiensi layanan offline, memperkuat keamanan sistem, serta
mengembangkan produk dan layanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan
nasabah. Secara teoritis, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian perilaku
menabung dalam konteks manajemen keuangan dengan pendekatan kualitatif yang
lebih kontekstual.
Collections
- Management [5407]
