Show simple item record

dc.contributor.authorRahman, Arief Susila
dc.date.accessioned2026-05-11T04:27:26Z
dc.date.available2026-05-11T04:27:26Z
dc.date.issued2012
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/62437
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pelaksanaan pengendalian kualitas menggunakan alat bantu statistic bermanfaat dalam upaya mengendalikan tingkat kerusakan produk lampu gantung dan kaca patri. Analisis pengendalian kualitas dilakukan menggunakan alat bantu statistic berupa check sheet, histogram, peta kendali p, diagram pareto dan diagram sebab-akibat. Check sheet dan histogram digunakan untuk menyajikan data agar memudahkan dalam memahami data untuk keperluan analisis selanjutnya. Peta kendali p digunakan untuk memonitor produk yang rusak apakah masih berada dalam kendali statistic atau tidak. Kemudian dilakukan identifikasi terhadap jenis cacat yang dominan dan menentukan prioritas perbaikan menggunakan diagram pareto. Langkah selanjutnya adalah mencari faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya kerusakan produk menggunakan diagram sebab akibat untuk kemudian dapat disusun sebuah rekomendasi atau usulan perbaikan kualitas. Hasil analisis peta kendali p pada produk lampu gantung menunjukan bahwa proses berada dalam keadaan terkendali atau tidak terdapat kerusakan hasil produksi yang melampaui batas kendali yang ditetapkan perusahaan sedangkan hasil análisis peta kendali p pada produk kaca patri yang menunjukan bahwa proses terdapat kerusakan hasil produksi yang melampaui batas kendali yang ditetapkan perusahaan. Berdasarkan diagram pareto, prioritas perbaikan pada produk lampu gatung yang perlu dilakukan adalah untuk jenis kerusakan yang dominan yaitu patah (34,09%), Retak (27,27%) dan Salah Pewarnaan (18,18%) sedangkan prioritas perbaikan pada produk kaca patri yang perlu dilakukan adalah untuk jenis kerusakan yang dominan yaitu tergores (37,04%), tektur tidak rata (29,63%), dan retak (14,81%). Dari analisis diagram sebab akibat dapat diketahui faktor penyebab misdruk berasal dari faktor manusia/ pekerja, mesin produksi, metode kerja, material/ bahan baku dan lingkungan kerja, sehingga perusahaan dapat mengambil tindakan pencegahan serta perbaikan untuk menekan tingkat misdruk dan meningkatkan kualitas produk.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPengendalian Kualitasen_US
dc.subjectAlat Bantu Statistiken_US
dc.subjectMisdruken_US
dc.titleAnalisis Pengendalian Kualitas dengan Metode Statistical Quality Control Studi Kasus Pada Perusahaan Gudang Art Design Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM08311274


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record