• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Rekonstruksi Pengaturan Pergantian Antar Waktu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia

    Thumbnail
    View/Open
    23912085.pdf (2.587Mb)
    Date
    2025
    Author
    Rusdi, Sumarni
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apa urgensi dan menawarkan konsep mekanisme Pemberhentian Antar Waktu (PAW) atau dikenal dengan istilah recall. Penelitian ini mengajukan dua rumusan masalah. Pertama, apa urgensi dilakukannya rekonstruksi pengaturan pergantian antar waktu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia?. Kedua, bagaimana konsep pengaturan pergantian antar waktu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia ke depan?. Metode Penelitian ini menggunakan yuridis -normatif dengan menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan kasus, pendekatan undang-undang, dan pendekatan konsep. Penelitian ini memberikan dua hasil yaitu; Pertama, Memaparkan urgensi- urgensi perlunya dilakukan rekonstruksi pengaturan pergantian antar waktu yaitu membatasi otoritas Partai Politik yang dominan, menguatkan kedudukan rakyat sebagai konstituen pemberi mandat melalui proses pemilihan umum, dan penegakan sanksi bagi anggota DPR yang bermasalah sehingga penelitian ini tidak subjektif. Kedua, menawarkan rekonstruksi pengaturan atau berbasis law in book dan menawarkan rekonstruksi konsep mekanisme PAW dengan model fifty-fifthy (hibrid recall) pemberhentian tidak hanya dari Partai Politik tapi juga bisa berbasis dari rakyat berupa pengkhianatan janji politik saat menyampaikan visi misi saat kampanye. Pemberian suara bagaikan perjanjian antar rakyat dengan dewan maka dari itu keterlibatan rakyat dalam proses PAW sebagai fungsi kontrol terhadap wakil di Parlemen ini yang sejalan dengan sistem pemilu dan prinsip Kedaulatan Rakyat.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62217
    Collections
    • Master of Law [1560]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV