| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT PLN (Persero) UP3
Pekanbaru periode 2023 hingga 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
kuantitatif deskriptif dengan menggunakan analisis rasio keuangan yang meliputi empat
kelompok rasio, yaitu rasio profitabilitas, likuiditas, aktivitas, dan solvabilitas. Indikator
yang digunakan mencakup Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), Rasio Lancar
(Current Ratio), Rasio Kas (Cash Ratio), Rasio Perputaran Piutang, Rasio Perputaran
Persediaan, Total Asset Turnover (TATO), serta Rasio Modal Sendiri terhadap Total Aset.
Penilaian kinerja keuangan dilakukan dengan menggunakan standar penilaian kinerja
BUMN sesuai Keputusan Mentri BUMN No. KEP-100/MBU/2002. Data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah laporan keuangan PT PLN (Persero) UP3 Pekanbaru yang
diperoleh dari perusahaan dalam bentuk file.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahun 2023 nilai ROE sebesar 12%
(skor 12), ROA 15% (skor 8), Current Ratio 63% (skor 0), Cash Ratio 0% (skor 0),
Perputaran Piutang 13,11 kali (skor 4), Perputaran Persediaan 3,14 kali (skor 3), TATO 4%
(skor 0,5), dan Rasio Modal Sendiri terhadap Total Aset 1,28% (skor 2) dengan total skor
29,5, yang dikategorikan Kurang Sehat. Sedangkan pada tahun 2024, nilai ROE sebesar
13% (skor 12), ROA 18% (skor 9), Current Ratio 65% (skor 0), Cash Ratio 0% (skor 0),
Perputaran Piutang 13,56 kali (skor 4), Perputaran Persediaan 3,11 kali (skor 3), TATO 4%
(skor 0,5), dan Rasio Modal Sendiri terhadap Total Aset 1,40% (skor 2) dengan total skor
30,5, yang dikategorikan Sehat. Dengan demikian, kinerja keuangan PT PLN (Persero)
UP3 Pekanbaru mengalami peningkatan dari kategori Kurang Sehat pada tahun 2023
menjadi Sehat pada tahun 2024 sesuai standar penilaian kinerja BUMN. | en_US |