• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Strategi Rebranding Bloomery Patisserie dalam Meningkatkan Brand Awareness di Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    20321104.pdf (11.79Mb)
    Date
    2025
    Author
    Darma, Akhmad Bayu Eka
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Persaingan industri kuliner di Yogyakarta yang semakin ketat mendorong pelaku usaha untuk berinovasi dalam membangun identitas merek agar mampu bertahan di tengah perubahan perilaku konsumen. Bloomery Patisserie, sebagai salah satu pelaku industri dessert premium, melakukan strategi rebranding pada tahun 2024 untuk memperkuat citra merek dan meningkatkan kesadaran merek (brand awareness) di kalangan konsumen muda. Rebranding dilakukan karena citra merek lama dinilai belum merepresentasikan karakter Bloomery sebagai modern dessert brand yang berorientasi pada pengalaman emosional pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi rebranding Bloomery Patisserie dalam meningkatkan brand awareness di Yogyakarta, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam proses pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pemilik, manajer, serta enam konsumen dari berbagai outlet di Yogyakarta dan sekitarnya. Keabsahan data diperkuat menggunakan triangulasi sumber, yaitu membandingkan informasi dari pihak internal dan eksternal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi rebranding Bloomery Patisserie berhasil meningkatkan brand awareness konsumen melalui pembaruan identitas visual (logo, warna, dan kemasan), konsistensi komunikasi digital, serta penggunaan narasi emosional dengan tagline “Agent of Joy.” Rebranding ini memperkuat brand recognition dan brand recall, sehingga Bloomery menjadi salah satu merek top of mind di kategori dessert lokal. Faktor pendukung rebranding meliputi kekuatan desain visual, keselarasan komunikasi antar platform digital, serta pemahaman terhadap tren konsumen Gen Z yang mengutamakan nilai estetik dan emosional. Sementara itu, faktor penghambatnya mencakup keterbatasan anggaran promosi, perbedaan ide antar tim kreatif, serta resistensi sebagian pelanggan lama terhadap tampilan baru. Secara teoretis, hasil penelitian ini memperkuat konsep Customer-Based Brand Equity (Kotler & Keller, 2016) yang menekankan pentingnya konsistensi pengalaman merek dalam membangun kesadaran dan loyalitas konsumen. Rebranding yang dilakukan Bloomery Patisserie terbukti tidak hanya memperbarui identitas visual, tetapi juga membangun hubungan emosional yang lebih kuat antara merek dan konsumen, sehingga mampu meningkatkan daya saing di industri kuliner kreatif Yogyakarta.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62055
    Collections
    • Communication [1422]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV