• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Implementasi Bauran Komunikasi Pemasaran Pada Produk MICE di The Royale Krakatau Hotel

    Thumbnail
    View/Open
    21321009.pdf (3.962Mb)
    Date
    2025
    Author
    Sumawati, Annisa Ramadhina
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Industri MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) di Indonesia berkembang pesat dengan nilai mencapai 45 triliun rupiah pada tahun 2023. Namun di tengah pertumbuhan yang pesat ini, muncul tantangan operasional akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah, yang berdampak signifikan pada hotel-hotel penyedia layanan MICE, termasuk The Royale Krakatau Hotel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana hotel menerapkan strategi komunikasi pemasaran untuk mempertahankan posisinya di tengah persaingan ketat industri perhotelan MICE khususnya di Kota Cilegon. Metode penelitian yang digunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan pihak The Royale Krakatau. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa The Royale Krakatau telah menerapkan strategi STP (Segmentation, Targeting, dan Positioning) dan strategi bauran pemasaran 7P untuk memastikan strategi pemasaran yang dilakukan berjalan secara efektif dan holistik. Untuk strategi STP, The Royale Krakatau mengimplementasikan strategi segmentasi pada Kota Cilegon, Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Jakarta. Kemudian, strategi targeting menggunakan concentrated marketing yang target utamanya perusahaan, pemerintahan, korporat, dan asosiasi. Dan strategi positioning sebagai leading hotel yang memiliki convention hall terbesar di kota Cilegon. Untuk strategi bauran pemasaran 7P yang diterapkan oleh The Royale Krakatau yakni, strategi product yang digunakan adalah convention hall dengan konsep “tanpa pilar”, dilengkapi ruang meeting beragam, serta layanan catering. Untuk strategi price, hotel menerapkan secara fleksibel dengan kebijakan negosiasi dan diskon. Strategi place memanfaatkan keunggulan lokasi strategis di jantung kota dan konsep “one-stop destination”. Strategi people, hotel telah melibatkan koordinasi tim antar departemen dalam pelayanan MICE dan menekankan pentingnya aspek service people dan customer. Strategi process sudah terstruktur dan profesional. Strategi physical evidence berupa daya tarik visual offline dan online. Terakhir strategi promotion, hotel menggunakan strategi advertising melalui media cetak, media sosial, radio, dan luar ruang. Strategi personal selling melalui sales visit dan sales call. Strategi sales promotion berupa diskon dan program frekuensi. Strategi public relation dan publisitas dengan press release, event khusus, dan CSR. Terakhir strategi direct marketing menggunakan telemarketing. Dari tujuh elemen bauran pemasaran, The Royale Krakatau fokus pada tiga komponen utama, yaitu product, place, dan people. Ketiga strategi ini menjadi pilar utama yang paling ditonjolkan karena dianggap sebagai keunggulan kompetitif yang paling berpengaruh terhadap daya saing di industri MICE.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/61680
    Collections
    • Communication [1408]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV