• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penolakan Reklamasi Teluk Benoa Bali: Bingkai Isu Lingkungan dalam Film “Kala Benoa”

    Thumbnail
    View/Open
    14321167.pdf (2.270Mb)
    Date
    2020
    Author
    Asiah, Dewi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini menganalisis pembingkaian isu lingkungan khususnya reklamasi Teluk Benoa Bali dalam film dokumenter Watchdoc Image ‗Kala Benoa‘. Isu reklamasi di Teluk Benoa menuai pro dan kontra dari berbagai pihak dan memunculkan agenda gerakan penolakan dari masyarakat yang masif. Tujuan penelitian ini mengetahui bagaimana masalah lingkungan dibingkai dalam film dari film Kala Benoa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis framing. Analisis framing yang digunakan secara khusus menggunakan konsep pembingkaian Entman. Konsep Entman merujuk kepada empat elemen, yaitu proses pendefinisian realita, penjelasan sebab permasalahan, penilaian dan evaluasi terhadap masalah serta perumusan solusi atas permasalahan. Kesimpulan dari studi ini adalah: Pertama, film Kala Benoa membingkai isu reklamasi Teluk Benoa dengan memunculkan banyak fakta mengenai dampak negatif reklamasi Teluk Benoa. Kedua, film Kala Benoa mendefinisikan masalah reklamasi Teluk Benoa sebagai masalah ekologi, ekonomi, serta hubungannya dengan masyarakat yang lebih luas. Melihat reklamasi dalam dua sisi, yakni positif dan negatif. Watchdoc melihat penyebab reklamasi Teluk Benoa dalam dua garis besar. 1) Timbulnya wacana reklamasi Teluk Benoa disebabkan oleh alam, yakni abrasi yang makin parah dan rusaknya mangrove oleh sampah. 2) Timbulnya polemik rencana reklamasi disebabkan munculnya izin prinsip yang dikeluarkan Gubernur Bali kepada PT Tirta Wahana Bali Internasional (TWBI). Ketiga, peningkatan sekaligus kritik pola penanganan political will pemerintah daerah dalam mengomunikasikan kelestarian lingkungan hidup melalui strategi komunikasi yang dapat membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat/ industri terhadap lingkungan hidup.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/61312
    Collections
    • Communication [1517]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV