Pengaruh Mediasi Jaringan Kolaboratif Pada Kemampuan Inovasi dan Kapasitas Penyerapan Terhadap Keunggulan Bersaing
Abstract
Meningkatnya usaha bisnis laundry menyebabkan persaingan usaha yang
semakin tinggi dalam industri ini. Agar tetap kompetitif dan berhasil di pasar,
strategi khusus sangat penting untuk mencapai keunggulan kompetitif. Oleh karena
itu, diperlukan kemampuan inovasi untuk menciptakan sesuatu layanan yang baru
sehingga menghasilkan output laundry yang memiliki perbedaan dari laundry yang
lain serta kemampuan kapasitas penyerapan yang membantu perusahaan untuk
menganalisis, mengkomunikasikan, dan menggabungkan pengetahuan yang
didapat dari eksternal maupun internal agar dapat memenangkan keunggulan
kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji peran
kemampuan inovasi dan kapasitas penyerapan terhadap keunggulan bersaing
melalui mediasi jaringan kolaboratif pada usaha penatu di sekitar kampus FBE UII.
Responden yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 113 dan dianalisis
menggunakan aplikasi SmartPLS dengan teknik pengambilan sampel non-
probabilitas. Hasil uji penelitian menunjukkan bahwa kemampuan inovasi,
kapasitas penyerapan, dan jaringan kolaboratif berpengaruh secara positif terhadap
keunggulan bersaing. Kemampuan inovasi serta kapasitas penyerapan berpengaruh
secara positif terhadap jaringan kolaboratif. Jaringan kolaboratif memediasi
hubungan antara kapasitas penyerapan dengan keunggulan bersaing secara positif.
Namun, jaringan kolaboratif tidak berpengaruh secara signifikan dalam mediasi
hubungan antara kemampuan inovasi dan keunggulan bersaing.
Collections
- Management [5688]
