Show simple item record

dc.contributor.authorRefadi, Ailsa Mumtaz
dc.date.accessioned2026-02-06T06:03:06Z
dc.date.available2026-02-06T06:03:06Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/60363
dc.description.abstractPenelitian ini membahas dan menganalisis terhadap perbuatan Notaris yang melanggar aspek formal dengan mencantumkan harga jual beli saham yang tidak sebenarnya (harga pari) ketika kekayaan perseroan sudah meningkat pesat dibandingkan mula pertama didirikan.Penelitian ini merupakan penelitian normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, kasus dan konsep. Analisis data yang digunakan adalah meneliti bahan Pustaka seperti buku, jurnal, perundang-undangan, artikel ilmiah yang berkaitan dengan permasalahan hukum tersebut. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Notaris melanggar Pasal 16 ayat (1) huruf a UUJN-P yang berakibat merugikan para pihak, serta akta tersebut merugikan negara dan berakibat pada membuat akta palsu yang kemudian berakibat pada para pihak, negara , akta notaris tersebut batal demi hukum, dan juga notaris yang dapat dikenai sanksi perdata dan sanksi pidana. Saran dari Penelitian ini adala Notaris harus memahami terhadap hukum dasar yang berkaitan dengan akta yang dibuatnya dan dalam pembuatan akta jual beli saham harus mencantumkan harga jual beli saham yang sebenarnya dan tidak menyarankan pembuatan akta yang tidak sebenarnya. Bagi Majelis Pengawas Notaris lebih teliti dalam mengawasi Notaris agar tidak melakukan hal-hal yang dilarang dalam pembuatan akta.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAspek Formalen_US
dc.subjectNotarisen_US
dc.subjectJual Beli Saham Perseroan Terbatasen_US
dc.subjectHarga Parien_US
dc.titlePengabaian Aspek Formal Dalam Pembuatan Akta Jual Beli Saham Perseroan Terbatasen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM23921081


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record