| dc.description.abstract | Industri ritel modern menghadapi tantangan dalam pengelolaan sumber daya
manusia (SDM), seperti tingginya turnover, rendahnya motivasi, dan program
pelatihan yang kurang efektif. Hal ini juga dialami PT Garuda Mitra Sejati selaku
pengelola Jogja City Mall (JCM), terutama dengan dominasi generasi milenial
dan Gen Z yang menuntut strategi SDM lebih adaptif. Penelitian ini bertujuan
mengidentifikasi tantangan utama pengelolaan SDM, dampaknya terhadap kinerja
karyawan, serta strategi yang dapat diterapkan. Metode yang digunakan adalah
kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam dan observasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah utama di Jogja City Mall meliputi
turnover tinggi, motivasi rendah akibat kompensasi dan sistem penghargaan yang
belum adil, pelatihan yang belum konsisten, serta kesenjangan komunikasi lintas
generasi. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi retensi, sistem reward yang
transparan, pelatihan berbasis kebutuhan, dan budaya kerja kolaboratif untuk
meningkatkan loyalitas dan kinerja karyawan. Penelitian ini berimplikasi praktis
bagi pengelolaan SDM di sektor ritel serta memperkaya kajian akademik. Studi
selanjutnya disarankan melibatkan responden lebih luas dan memadukan metode
kuantitatif agar hasil lebih representatif. | en_US |