| dc.description.abstract | Penelitian ini mengkaji peran sosialisasi keuangan dan faktor psikologis dalam membentuk perilaku pengelolaan keuangan pribadi di kalangan profesional muda usia 25-40 tahun. Dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode survei menggunakan kuesioner dan analisis PLS-SEM, penelitian menguji pengaruh karakteristik psikologis seperti financial self-efficacy, financial risk tolerance, external locus of control, procrastination, dan attitude towards money, serta sosialisasi keuangan melalui parental direct teaching, peers & media terhadap perilaku keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap positif terhadap uang, sosialisasi keuangan dari orang, serta pengaruh teman sebaya dan media memiliki pengaruh signifikan langsung terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Sebaliknya, faktor psikologis lainnya dan literasi keuangan tidak berperan sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi sosialisasi keuangan dan pembentukan sikap keuangan yang positif sebagai kunci pembentukan perilaku keuangan sehat pada profesional muda, serta memberikan implikasi bagi pengembangan program edukasi dan kebijakan literasi keuangan yang lebih efektif dan menyeluruh. | en_US |