| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap terhadap model bisnis
berkelanjutan, norma sosial, dan kontrol perilaku yang dirasakan terhadap niat perilaku
pelaku UMKM dalam mengadopsi model bisnis berkelanjutan, dengan kemitraan
ekosistem inovasi terbuka sebagai variabel intervening. Objek penelitian difokuskan
pada UMKM Karya Batu Indah, yaitu pengrajin cobek batu Merapi yang memiliki
potensi untuk mengembangkan usahanya melalui penerapan prinsip keberlanjutan.
Responden dalam penelitian ini berjumlah 110 orang, dengan kriteria sebagai berikut:
merupakan pelaku usaha aktif dalam UMKM Karya Batu Indah, telah menjalankan
usaha minimal selama satu tahun, memiliki peran dalam pengambilan keputusan usaha,
serta bersedia dan mampu memberikan informasi yang dibutuhkan dalam penelitian.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin,
kemudian data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM)
berbasis Partial Least Squares (PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa norma sosial memiliki pengaruh positif signifikan
terhadap kemitraan ekosistem inovasi terbuka, serta berkontribusi terhadap sikap dan
kontrol perilaku yang dirasakan. Selanjutnya, kemitraan ekosistem inovasi terbuka dan
kontrol perilaku yang dirasakan terbukti memiliki pengaruh positif signifikan terhadap
niat perilaku pelaku UMKM dalam mengadopsi model bisnis berkelanjutan. Sikap
terhadap model bisnis berkelanjutan juga berpengaruh positif terhadap niat perilaku.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan model bisnis berkelanjutan
pada UMKM cobek batu Merapi lebih banyak ditentukan oleh dukungan sosial dan
kemampuan pelaku usaha dalam mengendalikan praktik keberlanjutan, dibandingkan
dengan sikap individual semata. Oleh karena itu, membangun ekosistem kemitraan
yang mendukung inovasi terbuka serta memperkuat norma sosial menjadi kunci
penting dalam meningkatkan komitmen UMKM terhadap keberlanjutan. | en_US |