Show simple item record

dc.contributor.authorGorisha, M. Subhqi
dc.date.accessioned2026-01-31T04:16:16Z
dc.date.available2026-01-31T04:16:16Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/60001
dc.description.abstractInstagram menjadi ruang penting dalam membentuk dan menegosiasikan konstruksi gender, termasuk maskulinitas. Fenomena toxic masculinity muncul sebagai bentuk permasalahan sosial yang membentuk pola perilaku dan cara pandang tertentu terhadap laki-laki di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk ujaran toxic masculinity yang muncul dalam komentar pengguna pada konten Instagram Emil Mario. Metode yang digunakan adalah analisis isi kualitatif terhadap 160 komentar dari 10 postingan Emil Mario dalam rentang Januari sampai Juni 2025. Hasil penelitian memperlihatkan toxic masculinity ditampilkan dalam lima bentuk tema, diantaranya stereotip gender yang digunakan untuk memberi label negatif kepada laki-laki feminin, agresi dan kekerasan verbal yang diperlihatkan melalui bentuk ejekan atau kata-kata kasar, objektifikasi (penilaian objek fisik) muncul melalui penilaian bentuk tubuh atau atribut fisik seperti penggunaan make up atau objek seksual tertentu, dominasi dan kontrol terhadap orang lain hadir dalam dorongan untuk mengatur perilaku orang lain, terakhir penolakan terhadap perilaku feminin, tercermin dalam penegasan bahwa laki-laki sejati tidak boleh menunjukkan sisi feminin. Istilah “boti” menjadi kata yang paling sering digunakan sebagai simbol negatif terhadap laki-laki feminin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa toxic masculinity sebagai makna latent masih direproduksi secara kuat dalam ruang digital, khususnya Instagram. Implikasi penelitian menekankan pentingnya literasi media dan pendidikan gender untuk meminimalisasi dampak negatif toxic masculinity serta menciptakan ruang digital yang lebih aman. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi kajian Ilmu Komunikasi digital dan gender, serta dapat menjadi landasan bagi penelitian selanjutnya mengenai ujaran toxic masculinity di media sosial Indonesia.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectToxic Masculinityen_US
dc.subjectEmil Marioen_US
dc.subjectAnalisis Isi Kualitatifen_US
dc.subjectInstagramen_US
dc.subjectKomentar Penggunaen_US
dc.titleUjaran Toxic Masculinity di Media Sosial: Analisis Isi Kualitatif Komentar pada Akun Instagram Emil Marioen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21321097


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record