Ujaran Toxic Masculinity di Media Sosial: Analisis Isi Kualitatif Komentar pada Akun Instagram Emil Mario
Abstract
Instagram menjadi ruang penting dalam membentuk dan menegosiasikan konstruksi gender,
termasuk maskulinitas. Fenomena toxic masculinity muncul sebagai bentuk permasalahan sosial
yang membentuk pola perilaku dan cara pandang tertentu terhadap laki-laki di ruang digital.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk ujaran toxic
masculinity yang muncul dalam komentar pengguna pada konten Instagram Emil Mario.
Metode yang digunakan adalah analisis isi kualitatif terhadap 160 komentar dari 10 postingan
Emil Mario dalam rentang Januari sampai Juni 2025. Hasil penelitian memperlihatkan toxic
masculinity ditampilkan dalam lima bentuk tema, diantaranya stereotip gender yang digunakan
untuk memberi label negatif kepada laki-laki feminin, agresi dan kekerasan verbal yang
diperlihatkan melalui bentuk ejekan atau kata-kata kasar, objektifikasi (penilaian objek fisik)
muncul melalui penilaian bentuk tubuh atau atribut fisik seperti penggunaan make up atau objek
seksual tertentu, dominasi dan kontrol terhadap orang lain hadir dalam dorongan untuk
mengatur perilaku orang lain, terakhir penolakan terhadap perilaku feminin, tercermin dalam
penegasan bahwa laki-laki sejati tidak boleh menunjukkan sisi feminin. Istilah “boti” menjadi
kata yang paling sering digunakan sebagai simbol negatif terhadap laki-laki feminin. Penelitian
ini menyimpulkan bahwa toxic masculinity sebagai makna latent masih direproduksi secara kuat
dalam ruang digital, khususnya Instagram. Implikasi penelitian menekankan pentingnya literasi
media dan pendidikan gender untuk meminimalisasi dampak negatif toxic masculinity serta
menciptakan ruang digital yang lebih aman. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan
kontribusi bagi kajian Ilmu Komunikasi digital dan gender, serta dapat menjadi landasan bagi
penelitian selanjutnya mengenai ujaran toxic masculinity di media sosial Indonesia.
Collections
- Communication [1409]
