• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Adaptasi Nilai dan Hibriditas Budaya di Rumah Tangga Pasangan Minang - Sunda (Studi Kualitatif Terhadap Pasangan Suami Istri Minang-Sunda)

    Thumbnail
    View/Open
    21321213.pdf (3.702Mb)
    Date
    2025
    Author
    Mulyani, Alda Shafa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Negara Indonesia dikenal memiliki beragam suku budaya, namun pertentangan dan tantangan terhadap pernikahan beda suku masih sering ditemukan karena dianggap dapat menimbulkan hambatan signifikan dalam membangun rumah tangga. Penelitian ini mengangkat objek dari dua suku yang jarang dikaji secara spesifik dalam konteks pernikahan beda suku, yaitu pernikahan antara Suku Minang dan Suku Sunda dengan berfokus pada bagaimana pasangan dapat mengatasi perbedaan dan membentuk budaya baru di dalam rumah tangganya. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses negosiasi dan pembentukan hibriditas budaya melalui interaksi komunikasi antarbudaya dalam pernikahan beda suku. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan mengambil tiga pasangan suami istri Minang-Sunda yang dijadikan sebagai informan untuk pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Lensa teoretis utama yang digunakan adalah teori Komunikasi Antarbudaya dan Hibriditas Budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antarbudaya yang terjalin menunjukan banyaknya perbedaan melalui proses transfer budaya yang kemudian memicu adaptasi dan negosiasi. Proses pemenerimaan dan penerapan budaya baru tersebut dapat menunjukan hibriditas budaya yang terinternalisasi di dalam diri pasangan dan rumah tangganya. Proses komunikasi antarbudaya dalam pernikahan beda suku juga terjalin intensif dengan keluarga besar, melewati tahapan adaptasi dan negosiasi yang berkelanjutan. Proses ini pada akhirnya memungkinkan pasangan membentuk kebudayaan hybrid dalam diri mereka, yang tidak hanya perpaduan Minang dan Sunda, tetapi juga dapat berhibridisasi dengan budaya di lingkungan tempat tinggalnya.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59953
    Collections
    • Communication [1409]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV