Pengaruh Perceived Quality dan Daya Tarik Iklan Produk Terhadap Keputusan Pembelian Kecap Sedaap Pada Konsumen di Kota Bontang
Abstract
Perusahaan di dunia industri pangan yang makin pesat dan kompetitif baik dari segi
kualitas produk maupun sampai pemasaran membuat perusahaan tersebut berfokus pada
keputusan pembelian konsumen menggunakan perceived quality dan daya tarik iklan. Salah satu
industri pangan yang populer adalah kecap manis dan juga memiliki peminat yang cukup tinggi.
Peningkatan konsumsi kecap manis di ikuti dengan peningkatan jumlah produsen kecap manis
di Indonesia. Pada Penelitian ini, peneliti mengambil sampel di Kota Bontang karena merupakan
Kota Industri. Kemudian peningkatan konsumsi mingguan kecap di Kota Bontang meningkat
mencapai 0,162 pada tahun 2020, atau 16,2%, dengan jumlah penduduk lebih dari
172.917.000/ribu jiwa. Dan meningkat pada tahun 2021 mencapai 0,175 atau 17,5%. Dengan
jumlah penduduk 185.928.000/ribu jiwa. Kecap Sedaap merupakan kecap manis yang terbuat
dari biji kacang kedelai pilihan dan bahan-bahan alami yang bermutu tinggi tentunya sudah
tersertifikasi halal aman untuk dikonsumsi. Di sisi lain, untuk memperkenalkan atau
mengingatkan konsumen tentang suatu produk, perusahaan perlu melakukan promosi termasuk
iklan. Kecap Sedaap sering melakukan iklan di media sosial maupun televisi. Ini menunjukkan
minat konsumen untuk keputusan pembeliannya. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui serta menjelaskan pengaruh perceived quality dan daya tarik iklan
produk terhadap keputusan pembelian kecap sedaap.
Penelitian ini termasuk dalam kategori kuantitatif eksplanasi dengan jumlah sampel
sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability
sampling dengan metode purposive sampling, di mana responden merupakan pengguna kecap
sedaap di kota bontang. Analisis data dalam penelitian ini mencakup uji validitas, uji reliabilitas,
uji normalitas, uji korelasi, uji t, serta uji F untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antar
variabel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan
antara perceived quality terhadap keputusan pembelian dengan koefisien determinasi sebesar
10,5% dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Selain itu, daya tarik iklan juga berpengaruh signifikan
terhadap keputusan pembelian dengan koefisien determinasi sebesar 14,7%. Secara bersama-
sama, perceived quality dan daya tarik iklan berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan
nilai koefisien determinasi sebesar 20,1%. Dengan demikian, semakin baik penerapan perceived
quuality dan daya tarik iklan dalam produk kecap sedaap, semakin tinggi pula tingkat keputusan
pembelian.
Collections
- Communication [1409]
