• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Public Notary
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Public Notary
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kendala Pejabat Pembuat Akta Tanah dalam memproses Peralihan Hak Atas Tanah di Sekitar Yogyakarta Internasional Airport

    Thumbnail
    View/Open
    22921068.pdf (1.814Mb)
    Date
    2025
    Author
    Saputra, Ilyas Budi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    PPAT dalam memproses peralihan hak atas tanah disekitar YIA menghadapi kendala. Oleh karenanya tesis ini mengkaji 2 rumusan masalah pertama: kendala yang di hadapi PPAT dalam proses peraliahan hak atas tanah di sekitar YIA kedua: upaya PPAT untuk mengatasi kendala tersebut agar proses peralihan hak atas tanah dapat didaftarkan ke Kantah setempat. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif yang didukung dengan keterangan narasumber yang dianalisis secara kualitatif, menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pertama, kendala yang dihadapi oleh PPAT dalam proses peralihan Hak Atas Tanah sekitar Bandara adalah bukan hanya berasal dari aspek teknis hukum dalam penyusunan akta, melainkan juga dari tekanan sosial dan situasi psikologis warga sekitar bandara. Kedua, Upaya yang dilakukan oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam mengatasi hambatan dalam proses peralihan hak atas tanah yaitu dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat yang akan melakukan peralihan hak atas tanah yang datang kepada PPAT, dengan menjelaskan apa yang menjadi hak dan kewajiban mereka. Memandu masyarakat untuk melakukan proses pensertipikatan hak atas tanah terhadap tanah yang belum bersertipikat. Peneliti menyarakan agar kesadaran PPAT ditingkatkan dalam melaksanakan tugasnya sesuai peraturan perundang-undangan dan tidak melanggar sumpah jabatannya, sertaMeminimalisir terjadinya akta yang bermasalah. Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam membuat akta peralihan hak atas tanah harus teliti, cermat, hati-hati, dan tidak ceroboh dalam setiap tahapan peralihannya, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59743
    Collections
    • Master of Public Notary [99]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV