Show simple item record

dc.contributor.authorFirdausy, Muhammad Faruq
dc.date.accessioned2026-01-08T06:24:35Z
dc.date.available2026-01-08T06:24:35Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59493
dc.description.abstractKomunikasi pemasaran terpadu (Integrated Marketing Communication/IMC) telah banyak dikaji pada berbagai objek, baik perusahaan jasa, produk, maupun destinasi wisata, namun penerapannya di Museum Sonobudoyo belum pernah diteliti secara khusus dan mendalam. Penelitian terdahulu umumnya hanya menyoroti strategi pemasaran museum secara umum tanpa mengulas integrasi elemen-elemen IMC, sehingga penelitian ini memiliki celah untuk memberikan kontribusi melalui analisis penerapan IMC dalam memperkuat posisi Museum Sonobudoyo sebagai destinasi wisata budaya. Museum Sonobudoyo sendiri memiliki peran strategis dalam pelestarian sejarah peradaban sekaligus fungsi edukasi bagi masyarakat, namun menghadapi persaingan industri pariwisata yang menuntut strategi komunikasi pemasaran terpadu yang efektif guna meningkatkan daya tarik dan jumlah pengunjung. Untuk itu, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi lapangan, serta penelusuran literatur dan sumber daring, dengan informan penelitian sebanyak sembilan orang yang terdiri atas Kepala Seksi Bimbingan, Informasi, dan Preparasi; Kepala Seksi Koleksi, Konservasi, dan Dokumentasi; staf pengelola museum; serta enam pengunjung domestik Museum Sonobudoyo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa museum telah melaksanakan strategi komunikasi pemasaran terpadu melalui penerapan konsep STP dan bauran pemasaran 4P. Implementasi IMC tercermin pada periklanan berbayar, promosi penjualan berupa tiket gratis, penyelenggaraan kegiatan kebudayaan, hubungan dengan masyarakat, serta pemanfaatan media digital seperti Instagram, Facebook, TikTok, X, dan website. Dari tujuh elemen IMC, personal selling tidak ditemukan karena tidak ada aktivitas promosi tatap muka langsung. Dengan kombinasi strategi yang ada, Museum Sonobudoyo berhasil memperkuat citra dan meningkatkan daya tarik sebagai destinasi wisata budaya.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectMuseumen_US
dc.subjectKomunikasi Pemasaran Terpaduen_US
dc.subjectStrategi Promosien_US
dc.subjectMarketingen_US
dc.subjectPariwisataen_US
dc.titleAnalisis Strategi Komunikasi Pemasaran Terpadu Destinasi Wisata Museum Sonobudoyo Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20321081


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record