• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Strategi Komunikasi Pemasaran Terpadu Destinasi Wisata Museum Sonobudoyo Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    20321081.pdf (3.408Mb)
    Date
    2025
    Author
    Firdausy, Muhammad Faruq
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Komunikasi pemasaran terpadu (Integrated Marketing Communication/IMC) telah banyak dikaji pada berbagai objek, baik perusahaan jasa, produk, maupun destinasi wisata, namun penerapannya di Museum Sonobudoyo belum pernah diteliti secara khusus dan mendalam. Penelitian terdahulu umumnya hanya menyoroti strategi pemasaran museum secara umum tanpa mengulas integrasi elemen-elemen IMC, sehingga penelitian ini memiliki celah untuk memberikan kontribusi melalui analisis penerapan IMC dalam memperkuat posisi Museum Sonobudoyo sebagai destinasi wisata budaya. Museum Sonobudoyo sendiri memiliki peran strategis dalam pelestarian sejarah peradaban sekaligus fungsi edukasi bagi masyarakat, namun menghadapi persaingan industri pariwisata yang menuntut strategi komunikasi pemasaran terpadu yang efektif guna meningkatkan daya tarik dan jumlah pengunjung. Untuk itu, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi lapangan, serta penelusuran literatur dan sumber daring, dengan informan penelitian sebanyak sembilan orang yang terdiri atas Kepala Seksi Bimbingan, Informasi, dan Preparasi; Kepala Seksi Koleksi, Konservasi, dan Dokumentasi; staf pengelola museum; serta enam pengunjung domestik Museum Sonobudoyo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa museum telah melaksanakan strategi komunikasi pemasaran terpadu melalui penerapan konsep STP dan bauran pemasaran 4P. Implementasi IMC tercermin pada periklanan berbayar, promosi penjualan berupa tiket gratis, penyelenggaraan kegiatan kebudayaan, hubungan dengan masyarakat, serta pemanfaatan media digital seperti Instagram, Facebook, TikTok, X, dan website. Dari tujuh elemen IMC, personal selling tidak ditemukan karena tidak ada aktivitas promosi tatap muka langsung. Dengan kombinasi strategi yang ada, Museum Sonobudoyo berhasil memperkuat citra dan meningkatkan daya tarik sebagai destinasi wisata budaya.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59493
    Collections
    • Communication [1409]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV