Show simple item record

dc.contributor.authorKoesbiyanto, Kezia Melarina
dc.date.accessioned2025-12-09T04:06:44Z
dc.date.available2025-12-09T04:06:44Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59037
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan mempromosikan alat musik tradisional Bundengan dari Kabupaten Wonosobo melalui pendekatan fotografi dokumenter dengan metode photo story. Bundengan, alat musik berbahan bambu dan selumpring yang memiliki suara unik menyerupai gamelan, saat ini menghadapi ancaman kepunahan akibat minimnya regenerasi pembuat, dan kurangnya dokumentasi. Metode penelitian mencakup observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan narasumber (pengrajin, peneliti, dan seniman Bundengan), serta pengambilan gambar di lokasi-lokasi kunci seperti kediaman pengrajin, panggung pertunjukan. Hasil penelitian berupa buku album foto cetak yang dilengkapi narasi deskriptif dan kode QR untuk mengakses rekaman audio suara Bundengan. Proses kreatif melibatkan tahapan pra produksi (riset, survei lokasi), produksi (pemotretan dengan kamera Fujifilm X-A5), dan pasca produksi (editing menggunakan Adobe Lightroom 2025, Photoshop 2025, serta desain layout di Canva). Karya ini diharapkan menjadi media edukasi bagi generasi muda dan wisatawan, serta arsip visual bagi Dinas Pariwisata Wonosobo untuk meningkatkan kesadaran akan pelestarian budaya lokal.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectBundenganen_US
dc.subjectFotografi Dokumenteren_US
dc.subjectPhoto Storyen_US
dc.subjectPelestarian Budayaen_US
dc.subjectWonosoboen_US
dc.titleBundengan sebagai Warisan Musik di Wonosobo (Fotografi Dokumenter Metode Photo Story)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21321200


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record