Bundengan sebagai Warisan Musik di Wonosobo (Fotografi Dokumenter Metode Photo Story)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan mempromosikan alat musik
tradisional Bundengan dari Kabupaten Wonosobo melalui pendekatan fotografi dokumenter
dengan metode photo story. Bundengan, alat musik berbahan bambu dan selumpring yang
memiliki suara unik menyerupai gamelan, saat ini menghadapi ancaman kepunahan akibat
minimnya regenerasi pembuat, dan kurangnya dokumentasi. Metode penelitian mencakup
observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan narasumber (pengrajin, peneliti, dan
seniman Bundengan), serta pengambilan gambar di lokasi-lokasi kunci seperti kediaman
pengrajin, panggung pertunjukan. Hasil penelitian berupa buku album foto cetak yang
dilengkapi narasi deskriptif dan kode QR untuk mengakses rekaman audio suara Bundengan.
Proses kreatif melibatkan tahapan pra produksi (riset, survei lokasi), produksi (pemotretan
dengan kamera Fujifilm X-A5), dan pasca produksi (editing menggunakan Adobe
Lightroom 2025, Photoshop 2025, serta desain layout di Canva). Karya ini diharapkan
menjadi media edukasi bagi generasi muda dan wisatawan, serta arsip visual bagi Dinas
Pariwisata Wonosobo untuk meningkatkan kesadaran akan pelestarian budaya lokal.
Collections
- Communication [1409]
