• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Dissertations
    • Doctor of Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Dissertations
    • Doctor of Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Konseptualisasi Nidzomul Ma'had Berbasis Hukum Profetik sebagai Sarana Perlindungan Hukum Terhadap Hak-hak Santri di Pesantren

    Thumbnail
    View/Open
    20932005 (1.860Mb)
    Date
    2025-11-29
    Author
    Sukoco, Bambang
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengevaluasi apakah Nidzomul Ma’had sudah mengakomodir hak-hak anak dan berpengaruh terhadap perlindungan terhadap santri; (2) menemukan realita permasalahan santri dan menganalisis bagaimana implementasi Nidzomul Ma’had; (3) menemukan konsep Nidzomul Ma’had sebagai upaya perlindungan hukum terhadap anak di pesantren berbasis hukum profetik. Penelitian ini membahas Nidzomul Ma’had di pesantren, realita permasalahan santri dan penerapan Nidzomul Ma’had serta konsep Nidzomul Ma’had berbasis hukum profetik sebagai upaya perlindungan terhadap santri. Penelitian ini menggunakan desain penelitian hukum gabungan normatif-empirik. Lokasi penelitian dilakukan di Pesantren Modern Assalam Sukoharjo, Pesantren Al-Muayyad Surakarta, Pesantren Darul Ihsan Sragen, dan Pesantren Al-Qohar Klaten. Jenis data yang dibutuhkan adalah data kualitatif yang bersumber dari data primer dan sekunder. Data diperoleh melalui studi dokumen, studi pustaka, observasi dan wawancara mendalam dengan santri, ustadz/ustadzah, pengelola pesantren, serta pihak-pihak yang memiliki kompetensi di bidang perlindungan anak dan pendidikan pesantren. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Nidzomul Ma’had belum sepenuhnya mengakomodir prinsip-prinsip perlindungan anak dan belum berpengaruh terhadap perlindungan santri. Praktik bullying, perkelahian, ghosof, pemalakan, termasuk penerapan Nidzomul Ma’had yang tidak sesuai dengan prinsip keadilan bagi anak masih ditemukan di beberapa pesantren. Nidzomul Ma’had berbasis hukum profetik yang digali dari nilai Al-Qur’an dan Hadist yang menekankan integrasi nilai liberasi, humanisasi, dan transendensi, seperti nilai: non diskriminasi, kasih sayang dan perlindungan, keteladanan dan kesabaran menjadikan Nidzomul Ma’had lebih berkeadilan dan berorientasi pada perlindungan hak-hak santri baik sebagai pelaku maupun korban. Hasil penelitian mengenai konsep Nidzomul Ma’had berbasis hukum profetik ini diharapkan menjadi rujukan menuju pesantren yang memberikan perlindungan holistik bagi santri. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengevaluasi apakah Nidzomul Ma’had sudah mengakomodir hak-hak anak dan berpengaruh terhadap perlindungan terhadap santri; (2) menemukan realita permasalahan santri dan menganalisis bagaimana implementasi Nidzomul Ma’had; (3) menemukan konsep Nidzomul Ma’had sebagai upaya perlindungan hukum terhadap anak di pesantren berbasis hukum profetik. Penelitian ini membahas Nidzomul Ma’had di pesantren, realita permasalahan santri dan penerapan Nidzomul Ma’had serta konsep Nidzomul Ma’had berbasis hukum profetik sebagai upaya perlindungan terhadap santri. Penelitian ini menggunakan desain penelitian hukum gabungan normatif-empirik. Lokasi penelitian dilakukan di Pesantren Modern Assalam Sukoharjo, Pesantren Al-Muayyad Surakarta, Pesantren Darul Ihsan Sragen, dan Pesantren Al-Qohar Klaten. Jenis data yang dibutuhkan adalah data kualitatif yang bersumber dari data primer dan sekunder. Data diperoleh melalui studi dokumen, studi pustaka, observasi dan wawancara mendalam dengan santri, ustadz/ustadzah, pengelola pesantren, serta pihak-pihak yang memiliki kompetensi di bidang perlindungan anak dan pendidikan pesantren. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Nidzomul Ma’had belum sepenuhnya mengakomodir prinsip-prinsip perlindungan anak dan belum berpengaruh terhadap perlindungan santri. Praktik bullying, perkelahian, ghosof, pemalakan, termasuk penerapan Nidzomul Ma’had yang tidak sesuai dengan prinsip keadilan bagi anak masih ditemukan di beberapa pesantren. Nidzomul Ma’had berbasis hukum profetik yang digali dari nilai Al-Qur’an dan Hadist yang menekankan integrasi nilai liberasi, humanisasi, dan transendensi, seperti nilai: non diskriminasi, kasih sayang dan perlindungan, keteladanan dan kesabaran menjadikan Nidzomul Ma’had lebih berkeadilan dan berorientasi pada perlindungan hak-hak santri baik sebagai pelaku maupun korban. Hasil penelitian mengenai konsep Nidzomul Ma’had berbasis hukum profetik ini diharapkan menjadi rujukan menuju pesantren yang memberikan perlindungan holistik bagi santri.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58884
    Collections
    • Doctor of Law [145]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV