Konseptualisasi Nidzomul Ma'had Berbasis Hukum Profetik sebagai Sarana Perlindungan Hukum Terhadap Hak-hak Santri di Pesantren
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengevaluasi apakah Nidzomul Ma’had sudah mengakomodir hak-hak anak dan berpengaruh terhadap perlindungan terhadap santri; (2) menemukan realita permasalahan santri dan menganalisis bagaimana implementasi Nidzomul Ma’had; (3) menemukan konsep Nidzomul Ma’had sebagai upaya perlindungan hukum terhadap anak di pesantren berbasis hukum profetik. Penelitian ini membahas Nidzomul Ma’had di pesantren, realita permasalahan santri dan penerapan Nidzomul Ma’had serta konsep Nidzomul Ma’had berbasis hukum profetik sebagai upaya perlindungan terhadap santri. Penelitian ini menggunakan desain penelitian hukum gabungan normatif-empirik. Lokasi penelitian dilakukan di Pesantren Modern Assalam Sukoharjo, Pesantren Al-Muayyad Surakarta, Pesantren Darul Ihsan Sragen, dan Pesantren Al-Qohar Klaten. Jenis data yang dibutuhkan adalah data kualitatif yang bersumber dari data primer dan sekunder. Data diperoleh melalui studi dokumen, studi pustaka, observasi dan wawancara mendalam dengan santri, ustadz/ustadzah, pengelola pesantren, serta pihak-pihak yang memiliki kompetensi di bidang perlindungan anak dan pendidikan pesantren. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Nidzomul Ma’had belum sepenuhnya mengakomodir prinsip-prinsip perlindungan anak dan belum berpengaruh terhadap perlindungan santri. Praktik bullying, perkelahian, ghosof, pemalakan, termasuk penerapan Nidzomul Ma’had yang tidak sesuai dengan prinsip keadilan bagi anak masih ditemukan di beberapa pesantren. Nidzomul Ma’had berbasis hukum profetik yang digali dari nilai Al-Qur’an dan Hadist yang menekankan integrasi nilai liberasi, humanisasi, dan transendensi, seperti nilai: non diskriminasi, kasih sayang dan perlindungan, keteladanan dan kesabaran menjadikan Nidzomul Ma’had lebih berkeadilan dan berorientasi pada perlindungan hak-hak santri baik sebagai pelaku maupun korban. Hasil penelitian mengenai konsep Nidzomul Ma’had berbasis hukum profetik ini diharapkan menjadi rujukan menuju pesantren yang memberikan perlindungan holistik bagi santri.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengevaluasi apakah Nidzomul Ma’had sudah mengakomodir hak-hak anak dan berpengaruh terhadap perlindungan terhadap santri; (2) menemukan realita permasalahan santri dan menganalisis bagaimana implementasi Nidzomul Ma’had; (3) menemukan konsep Nidzomul Ma’had sebagai upaya perlindungan hukum terhadap anak di pesantren berbasis hukum profetik. Penelitian ini membahas Nidzomul Ma’had di pesantren, realita permasalahan santri dan penerapan Nidzomul Ma’had serta konsep Nidzomul Ma’had berbasis hukum profetik sebagai upaya perlindungan terhadap santri. Penelitian ini menggunakan desain penelitian hukum gabungan normatif-empirik. Lokasi penelitian dilakukan di Pesantren Modern Assalam Sukoharjo, Pesantren Al-Muayyad Surakarta, Pesantren Darul Ihsan Sragen, dan Pesantren Al-Qohar Klaten. Jenis data yang dibutuhkan adalah data kualitatif yang bersumber dari data primer dan sekunder. Data diperoleh melalui studi dokumen, studi pustaka, observasi dan wawancara mendalam dengan santri, ustadz/ustadzah, pengelola pesantren, serta pihak-pihak yang memiliki kompetensi di bidang perlindungan anak dan pendidikan pesantren. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Nidzomul Ma’had belum sepenuhnya mengakomodir prinsip-prinsip perlindungan anak dan belum berpengaruh terhadap perlindungan santri. Praktik bullying, perkelahian, ghosof, pemalakan, termasuk penerapan Nidzomul Ma’had yang tidak sesuai dengan prinsip keadilan bagi anak masih ditemukan di beberapa pesantren. Nidzomul Ma’had berbasis hukum profetik yang digali dari nilai Al-Qur’an dan Hadist yang menekankan integrasi nilai liberasi, humanisasi, dan transendensi, seperti nilai: non diskriminasi, kasih sayang dan perlindungan, keteladanan dan kesabaran menjadikan Nidzomul Ma’had lebih berkeadilan dan berorientasi pada perlindungan hak-hak santri baik sebagai pelaku maupun korban. Hasil penelitian mengenai konsep Nidzomul Ma’had berbasis hukum profetik ini diharapkan menjadi rujukan menuju pesantren yang memberikan perlindungan holistik bagi santri.
Collections
- Doctor of Law [145]
