Implementasi Platform OCA (Omni Communication Assistant) Sebgai Platform Pendukung Komunikasi di Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan Universitas Islam Indonesia
Abstract
Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi
platform Omni Communication Assistant (OCA) sebagai platform pendukung
komunikasi antara Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan (DPK) Universitas Islam
Indonesia (UII) dengan mahasiswa, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi
selama proses penggunaannya. Fokus utama penelitian ini mencakup analisis
terhadap sikap pengguna terhadap platform OCA, dan tantangan yang dihadapi
pengguna dalam implementasi platform OCA. Metode yang digunakan adalah
pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap tiga informan
utama yang secara aktif terlibat dalam penggunaan dan pengelolaan OCA. Analisis
data dilakukan secara tematik dan naratif dengan menggunakan kerangka
Technology Acceptance Model (TAM) dari Davis (1989), yang menyoroti dua
dimensi utama: perceived usefulness (kemanfaatan) dan perceived ease of use
(kemudahan penggunaan).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna platform OCA menilai
platform ini sangat efektif dalam meningkatkan efisiensi komunikasi institusional,
terutama dalam mengelola pesan secara massal serta informasi yang terintegrasi
dalam satu dashboard. Meski demikian, implementasi platform OCA juga menemui
beberapa tantangan, seperti keterbatasan waktu dalam merespons pesan (time limit),
kendala teknis terkait maintenance sistem, serta kebutuhan pelatihan teknis yang
rutin bagi pengguna. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi praktis
berupa rekomendasi untuk pengembangan fitur OCA yang lebih adaptif terhadap
kebutuhan pengguna, serta pemahaman yang lebih mendalam tentang penerimaan
teknologi digital baru di lingkungan pendidikan tinggi.
Collections
- Management [5420]
