Show simple item record

dc.contributor.authorAmien, Reza Zuhdan
dc.date.accessioned2025-10-22T03:20:29Z
dc.date.available2025-10-22T03:20:29Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58338
dc.description.abstractPemilu merupakan arena di mana pemasaran politik berperan krusial dalam menentukan keberhasilan kandidat atau partai. Komunikasi pemasaran politik mencakup aktivitas strategis untuk meningkatkan wawasan, sikap, dan perilaku pemilih secara efektif. Di Kabupaten Magelang, PDI-P dan PKB konsisten menempati peringkat teratas dalam pemilu daerah. Penelitian ini membandingkan strategi pemasaran politik kedua partai berdasarkan teori Vankov (2013), yang membagi strategi pemasaran politik ke dalam tiga kategori: Selling Oriented Political Marketing, Instrumentally Political Marketing, dan Relational Political Marketing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara terhadap calon legislatif, tim sukses, dan pemilih untuk memahami pendekatan kampanye masing-masing partai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKB cenderung menerapkan strategi Instrumentally Political Marketing dengan kampanye yang menargetkan komunitas berbasis agama, khususnya Nahdlatul Ulama (NU). Sebaliknya, PDI-P lebih banyak menerapkan Relational Political Marketing dengan membangun komunikasi inklusif untuk menjangkau berbagai segmen masyarakat. Meski keduanya menggunakan komunikasi politik yang dialogis dan interaktif, PKB mengandalkan jaringan tradisional, sedangkan PDI-P lebih fleksibel menyesuaikan strategi dengan dinamika politik. Secara keseluruhan, strategi pemasaran politik PKB dan PDI-P mencerminkan perbedaan ideologi dan basis pemilih. PKB, yang berakar pada komunitas NU, fokus pada pertukaran jangka pendek sesuai dengan pendekatan Instrumentally Political Marketing. PDI- P, dengan ideologi nasionalis, mengutamakan hubungan jangka panjang melalui Relational Political Marketing, memungkinkan interaksi luas dan komunikasi dua arah yang lebih efektif. Meskipun strategi utama berbeda, kedua partai memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun loyalitas pemilih dan memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui komunikasi politik strategis yang berbasis pada kebutuhan pemilih.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPDI-Pen_US
dc.subjectPKBen_US
dc.subjectStrategi Kampanyeen_US
dc.subjectPemasaran Politiken_US
dc.subjectKabupaten Magelangen_US
dc.subjectPemilu Legislatifen_US
dc.titleStrategi Komunikasi Pemasaran Politik Pada Calon Legislatif PDI-perjuangan dan PKB di Kabupaten Magelang pada Pemilu 2024en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21321027


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record