• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Persepsi Generasi Milenial dan Generasi Z terhadap Video Wonderland Indonesia 2: The Sacred Nusantara

    Thumbnail
    View/Open
    18321063.pdf (1.838Mb)
    Date
    2025
    Author
    Gusrandi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Budaya sudah melekat erat dalam kehidupan manusia dan menjadi jati diri sebuah bangsa. Budaya telah hidup dari zaman ke zaman melalui proses pewarisan. Eksistensi budaya sangat tergantung pada cara suatu generasi mewarisinya sesuai zamannya. Salah satu bentuk pewarisan budaya adalah pengenalan dan pelestarian. Di era modern, terdapat berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mengenalkan dan mewariskan kebudayaan daerah, salah satunya melalui sosial media. Sifatnya yang flexible, cepat, accesible, dan mudah menjadi dasar kuat akan keefektifannya. Video Wonderland Indonesia 2: The Sacred Nusantara menjadi salah satu contoh bentuk pelestarian budaya di era modern. Video tersebut berisi tentang ragam budaya dan gambaran alam Indonesia. Dengan mengombinasikan aspek visual, audio, dan efek-efek videografis membuat video tersebut mampu menjangkau banyak pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi informan terkait video tersebut. Peneliti menggali mulai dari tema video, simbol budaya, aspek-aspek kebudayaan, konflik dan penyelesaiannya, sampai ke makna pesan yang terdapat dalam video tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Terdapat 10 informan yang diwawancarai dalam penelitian ini. Informan tersebut merupakan orang-orang yang tergolong ke generasi milenial dan generasi Z, dimana rentang tahun kelahirannya mulai 1990 hingga 2003. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori persepsi dengan siklus persepsinya. Siklus persepsi terdiri atas proses seleksi, organisasi, dan interpretasi. Adapun proses penelitiannya adalah peneliti meminta informan untuk menonton video Wonderland Indonesia 2: The Sacred Nusantara dan kemudian peneliti mewawancarai setiap informan dengan pertanyaan yang telah disusun sebelumnya. Persepsi setiap informan sangat dipengaruhi oleh level atensi yang mereka berikan dalam menonton video, sehingga respon yang diberikan juga berbeda. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan persepsi terkait dengan poin-poin yang ditanyakan. Perbedaan tersebut disebabkan oleh adanya perbedaan stimulus yang diseleksi, proses organisasi, stereotyping dan faktor pengetahuan awal yang mempengaruhi interpretasi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58117
    Collections
    • Communication [1409]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV