Peran Kerapatan Adat Nagari dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Ulayat Pada Masyarakat Adat Minangkabau di Nagari Kurai Taji Kecamatan Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kerapatan Adat Nagari (KAN)
dalam menyelesaikan sengketa tanah ulayat. Penyelesaian sengketa tanah ulayat pada
masyarakat adat Minangkabau KAN memiliki peran penting sebagai lembaga yang
mengurus urusan hukum adat dan menyelesaikan perkara-perkara perdata adat dan
istiadat. KAN mengadili dan mengambil keputusan yang adil dan sesuai dengan hukum
adat dalam praktiknya, keputusan KAN tidak selalu dilaksanakan, dan lembaga
tersebut tidak memiliki kewenangan untuk menegakkan keputusannya. Jenis Penelitian
ini adalah penelitian hukum sosiologis. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan
pendekatan konseptual, pendekatan perundang–undang, dan pendekatan kasus. Data
penelitian dikumpulkan dengan metode wawancara, studi pustaka dan dokumen. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa KAN sebagai lembaga tertinggi dalam sistem adat
berfungsi sebagai lembaga non-litigasi yang menjalankan fungsi mediasi dalam
peneyelesaian sengketa. Proses penyelesaian yang ditempuh bertahap tersusun secara
berjenjang dan sistematis dimulai dari tingkat yang paling dasar dalam struktur sosial
masyarakat, yaitu keluarga, kemudian meningkat ke tingkat kaum, suku.dan
mengedepankan musyawarah serta mufakat sesuai nilai-nilai adat Minangkabau.
Putusan KAN dalam penyelesaian sengketa memiliki kekuatan mengikat secara adat
dan sosial di lingkungan masyarakat Nagari Kurai Taji. Putusan KAN memiliki
kekuatan mengikat secara adat dan sosial, didukung oleh legitimasi Masyarakat.
