• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Public Notary
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Public Notary
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pembatasan Tanggung Jawab Ahli Waris Debitur Terhadap Perjanjian Kredit Pasca Kematian Debitur (Menurut Kuh Perdata dan Hukum Islam)

    Thumbnail
    View/Open
    22921099.pdf (1.148Mb)
    Date
    2025
    Author
    Yusuf, Wan Puji Alivia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pasal 1045 KUH Perdata mengatakan bahwa tidak diwajibkan bagi seseorang untuk menerima warisan yang diberikan kepadanya. Ahli waris memiliki hak untuk menerima sepenuhnya, menerima dengan hak istimewa, atau menolak sepenuhnya, sebagaimana diatur dalam Pasal 1023 dan 1045 KUH Perdata. Dalam perjanjian utang, seharusnya dibuat perjanjian tertulis untuk menentukan batasan-batasan hak dan kewajiban dari kreditur dan debitur. Dibuatnya perjanjian tertulis dapat dijadikan undang-undang bagi pihak yang membuat perjanjian tersebut. Pada KUD Palapa, pada saat debitur mengajukan utang kredit tidak ada dibuat perjanjian tertulis antara kreditur dan debitu. Pada saat mendaftar mejadi anggota KUD Palapa sertipikat lahan milik ahli waris debitur dipegang oleh PT yang bekerja sama dengan KUD, jadi pada saat debitur meninggal dunia, ahli waris tidak dapat menolak untuk bertanggungjawab terhadap utang debitur. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan menkaji kedudukan utang kredit terhadap ahli waris setelah debitur meninggal dunia serta Batasan tanggung jawab ahli waris terhadap hal tersebut. Dimana hasil dari penelitian ini didapati bahwa para ahli waris tidak dapat menolak untuk bertanggungjawab terhadap utang pewaris walaupun mereka merasa utang tersebut memberatkan mereka dalam membayarnya. Tidak adanya sosialisasi terkait peralihan utang kepada ahli waris setelah debitur meninggal dunia yang dilakukan pihak terkait membuat banyak ahli waris yang tidak mengetahui bahwa mereka dapat menolak waris.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/57710
    Collections
    • Master of Public Notary [99]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV