Show simple item record

dc.contributor.authorHikmah, Nurul
dc.date.accessioned2025-09-01T04:05:19Z
dc.date.available2025-09-01T04:05:19Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57584
dc.description.abstractPelecehan seksual dan hegemoni budaya patriarki di lingkungan kampus menjadi isu terkait paradoks masyarakat yang direpresentasikan melalui film Penyalin Cahaya (2021). Film merupakan salah satu media massa yang dapat merepresentasikan makna, nilai-nilai, dan pesan moral bagi audiensnya dan masyarakat. Representasi kasus pelecehan yang dialami perempuan di Industri media, termasuk dunia perfilman menjadi kajian yang menarik dengan menyadari betapa dianggap tabu dan sepelenya kasus pelecehan seksual di Indonesia. Bertujuan untuk mengungkap mitos dan makna yang terhadirkan dalam film Penyalin Cahaya (2021) dengan menggunakan metode analisis kualitatif, deskriptif-interpretatif, dan analisis semiotika Roland Barthes peneliti menemukan makna konotasi, denotasi, dan mitos yang di analisis berdasarkan sudut pandang peneliti dalam melihat film yang menjadi objek penelitian. Film juga menjadi sarana untuk merepresentasikan realitas dalam kehidupan yang terbebas dari permasalahan yang ideologis dan juga berguna dalam melestarikan budaya suatu bangsa. Hasil analisis film Penyalin Cahaya (2021) mengandung makna yang direpresentasikan dengan menunjukkan adanya relasi kekuasaan dan hegemoni budaya patriarki di lingkungan instisusi pendidikan perguruan tinggi di Indonesia. Mitos pelecehan seksual hal yang tabu di masyarakat dan disepelekan di kampus juga menjadi makna yang hadir dan disinggung dalam film Penyalin Cahaya (2021). Berdasarkan hasil analisis dari ke enam scene yang dianggap memiliki makna konotasi, denotasi, dan mitos dalam film Penyalin Cahaya (2021), peneliti meyakini bahwa film ini bertujuan untuk menyampaikan pesan dan dorongan secara tidak langsung kepada para korban dalam menyuarakan keadilan tanpa merasa ketakutan akan akibat yang terjadi setelahnya.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectRepresentasien_US
dc.subjectFilmen_US
dc.subjectSemiotikaen_US
dc.subjectPelecehan Seksualen_US
dc.subjectParadoksen_US
dc.subjectRoland Barthesen_US
dc.subjectHegemoni Kekuasaanen_US
dc.titleRepresentasi Paradoks Ruang Pendidikan dalam Film Drama Psikologis Analisis Semiotika tentang Imaji Situasi Perguruan Tinggi dalam Film Penyalin Cahaya (2021)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19321131


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record