• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENERAPAN PASAL 4 HURUF (H) UNDANG-UNDANG NOMOR.8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN BAGI KONSUMEN DALAM PENYELESAIAN SENGKETA

    Thumbnail
    View/Open
    PENERAPAN PASAL 4 HURUF (H) UNDANG-UNDANG NOMOR.8 TAHUN 1999.pdf (1.940Mb)
    Date
    2018-02-06
    Author
    Fadly Alfiansyah, 13410484
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Studi ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Pasal 4 Huruf (H) Undang-Undang No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Bagi Konsumen Dalam Penyelesaian Sengketa. Rumusan masalah yang diajukan yaitu Bagaimanakah Penerapan Pasal 4 huruf (h) Undang-undang No.8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen bagi konsumen dalam Penyelesaian Sengketa? Apakah konsumen mau menggunakan haknya sebagaimana Pasal 4 huruf (h) Undang-undang No.8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen?. Penelitian ini termasuk tipologi penelitian yuridis empiris. Data penelitian dikumpulkan dengan cara wawancara dan studi dokumen/pustaka. Analisa dilakukan dengan pendekatan perundang-undangan. Hasil studi ini menunjukkan sejauh mana masyarakat akan Menerapakan Pasal 4 Huruf (h) Undang-Undang No.8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Bagi Konsumen Dalam Penyelesaian Sengketa belum dapat berjalan efektif. Dalam perjanjian jual beli dengan adanya unsur cacat kehendak, kurangnya kesadaran konsumen dan lemahnya peran aparat penegak hukum menjadi dua indikator bahwa perlindungan hak konsumen belum efektif. konsumen belum sepenuhnya menggunakan hak-haknya sebagai konsumen yang dirugikan. Dalam hal ini terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi keaktifan dari konsumen dalam memperjuangkan hak-haknya, diantaranya pertama, Tingkat kesadaran konsumen akan hak-haknya yang memang masih kurang. Penelitian ini merekomendasikan hendaknya LKY terus memberikan sosialisasi dan advokasi kepada konsumen terutama dalam menumbuhkan kesadaran akan hak-haknya sehingga adanya caat kehendak yang terjadi dalam perjanjian jual beli dapat diminimalisir dengan baik. Hendaknya aparat penegak hukum lebih meningkatkan peran dan fungsinya dalam hal penegakan hukum bagi konsumen yang dirugikan agar pelanggaran hukum yang dilakukan oleh penjual dalam transaksi jual beli yang mengandung cacat kehendak dapat diatasi dengan baik
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/5732
    Collections
    • Law [3440]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV