Pemberitaan Isu Politik Dinasti di Yogyakarta (Analisis Framing Model PAN dan Kosicki Pada Media Tribunjogja.com dan Harianjogja.com)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana framing pemberitaan isu politik
dinasti di Yogyakarta dikonstruksi oleh dua media online lokal, yaitu Tribunjogja.com dan
Harianjogja.com. Isu ini mencuat setelah pernyataan kontroversial dari politikus PSI, Ade
Armando, yang menilai bahwa sistem pemerintahan di Yogyakarta merupakan bentuk politik
dinasti. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing model
Pan dan Kosicki yang mencakup empat struktur utama: sintaksis, skrip, tematik, dan retoris.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media cenderung membingkai isu ini sebagai
bentuk pembelaan terhadap keistimewaan Yogyakarta, namun dengan strategi yang berbeda.
Tribunjogja.com membangun framing melalui narasi historis, landasan konstitusional, dan
penggunaan kutipan tokoh-tokoh otoritatif. Sebaliknya, Harianjogja.com lebih fokus pada
dinamika masyarakat dan respons lokal yang muncul dengan struktur berita yang lebih
sederhana dan penggunaan narasumber yang terbatas. Perbedaan tersebut menunjukkan
bagaimana masing-masing media mengonstruksi realitas sosial sesuai dengan orientasi
redaksionalnya.
Collections
- Communication [1409]
