| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan identifikasi dan evaluasi terhadap prinsip keseimbangan antara ekologi dan ekonomi, dalam peraturan perundang-undangan yang mengatur Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (2) menghasilkan analisis dan evaluasi implementasi prinsip keseimbangan antara ekologi dan ekonomi di dalam peraturan perundang-undangan yang mengatur Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (3) menghasilkan reformulasi prinsip keseimbangan antara ekologi dan ekonomi di wilayah Taman Nasional Bogani Nani Wartabone.
Metode yang digunakan, adalah yuridis normatif dan yuridis empiris. Tujuan (1) merupakan penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan konseptual dan pendekatan perundang-undangan (2) merupakan penelitian yuridis empiris dengan pendekatan socio-legal (3) merupakan penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan perbandingan hukum, serta pendekatan konseptual. Hasil penelitian menemukan bahwa, (1) identifikasi terhadap 16 (enam belas) undang-undang di Indonesia yang menganut prinsip keseimbangan antara ekologi dan ekonomi, menunjukkan bahwa, prinsip keseimbangan dimaknai sebagai landasan fundamental untuk memastikan agar pembangunan ekonomi tidak mengorbankan lingkungan. Indikasi tindakan ilegal yang dilakukan di wilayah Taman nasional Bogani Nani Wartabone, berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan antara ekologi dan ekonomi, sehingga dapat mengancam keberlanjutan lingkungan. (2) Prinsip keseimbangan ekologi dan ekonomi yang mengatur Taman Nasional Bogani Nani Wartabone telah dimuat.dalam 11 (sebelas) peraturan, namun demikian dalam implementasi prinsip dimaksud, belum optimal. Faktor yang mempengaruhi implementasi, yakni sistem pengawasan kawasan yang lemah, penegakan hukum yang kurang optimal, koordinasi lintas sektor kurang optimal, serta tekanan kebutuhan ekonomi masyarakat lokal. Tantangan ini menimbulkan konflik antara kepentingan pelestarian lingkungan dengan kepentingan pemenuhan kebutuhan ekonomi. (3) Reformulasi pengaturan prinsip keseimbangan antara ekologi dan ekonomi perlu diimplementasikan secara holistik, khususnya oleh Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone. Hasil perbandingan antara konstitusi Ekuador dan Amerika Serikat, ditemukan bahwa pengaturan prinsip keseimbangan diatur dengan mengintegrasikan antara kepentingan ekologi dan ekonomi. Reformulasi prinsip keseimbangan perlu mengakomodir partisipasi stakeholders, dengan menggunakan ukuran keseimbangan yang tepat, dan didasarkan pada metode asimilasi dan/atau siklus karbon. Metode asimilasi dan/atau siklus karbon dimaksudkan untuk mengukur kemampuan lingkungan untuk memulihkan diri dari dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas manusia. Reformulasi prinsip keseimbangan perlu diakomodir dalam bentuk Peraturan Menteri. Kata Kunci: Implementasi, Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi, Taman Nasional Bogani Nani Wartabone | en_US |