Peran Perceived Ease of Use dan Attitude untuk Memaksimalkan Purchase Intention dengan Technology Acceptance Model dalam Konsumen Industri Ride Hailing Generasi Y dan Z
Abstract
Berbagai jenis transportasi umum tersedia di lingkungan sekitar, namun layanan
ride-hailing tetap menjadi pilihan utama bagi pelanggan. Penelitian ini menguji
peran persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, dan sikap dalam
memaksimalkan niat beli berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM), yang
menjelaskan bagaimana pengguna menerima dan menggunakan teknologi
berdasarkan manfaat dan kegunaan yang dirasakan. Penelitian ini berfokus pada
layanan ride-hailing di antara generasi Y dan Z. Penelitian ini menggunakan
metodologi kuantitatif dan teknik purposive sampling, mengumpulkan 176 sampel.
Data dianalisis menggunakan pemodelan persamaan struktural (SEM) dengan
perangkat lunak SPSS 29 dan AMOS Graphic 26, karena SEM sangat cocok untuk
memeriksa hubungan yang kompleks antara beberapa variabel secara bersamaan.
Hal baru dari penelitian ini adalah penambahan variabel sikap sebagai faktor
mediasi, sebuah aspek yang belum pernah dieksplorasi dalam penelitian TAM
sebelumnya dalam konteks layanan transportasi online. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa persepsi kemudahan penggunaan tidak mempengaruhi
kepuasan pengguna terhadap layanan ride-hailing, dan ditemukan adanya pengaruh
negatif yang signifikan dari sikap terhadap niat beli. Temuan ini dapat membantu
penyedia layanan dalam menetapkan strategi untuk meningkatkan persepsi
kemudahan penggunaan dan sikap konsumen terhadap layanan ride-hailing serta
memfasilitasi implementasi strategi pemasaran di masa depan.
Collections
- Management [5349]
