| dc.description.abstract | PT. Sawit Inti Raya bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit. Perusahaan ini
didirikan karena potensi pasar olahan kelapa sawit yang besar dan banyaknya petani
kelapa sawit di Riau. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, PT. Sawit Inti Raya
menghadapi masalah yang rumit. Problemnya adalah banyaknya tandan buah segar
yang rusak yang diberikan oleh petani sawit dan diterima oleh perusahaan. Sejauh
mana pengendalian kualitas pada produksi PT. Sawit Inti Raya dinilai dalam
penelitian ini, metode Tujuh Pengendalian Kualitas digunakan. Data yang
digunakan dalam penelitian ini berasal dari produk yang ditolak dari Februari,
Maret, dan April 2024. Pada PT. Sawit Inti Raya, tingkat produk cacat paling tinggi
disebabkan oleh kondisi lingkungan, tandan buah yang terlalu matang dan rusak,
dan hama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbaikan yang paling penting
harus dilakukan. Pertama, para petani harus dilatih tentang teknik panen TBS yang
benar, menggunakan alat pemantau, melakukan inspeksi dan penggunaan pestisida
secara teratur, dan memantau dan menyesuaikan metode panen. | en_US |